BREAKING NEWS
Senin, 02 Februari 2026

Webinar Internasional Universitas Moestopo Bahas Peran AI dalam Komunikasi Publik dan Tantangan Etika Digital

gusWedha - Rabu, 28 Januari 2026 20:07 WIB
Webinar Internasional Universitas Moestopo Bahas Peran AI dalam Komunikasi Publik dan Tantangan Etika Digital
MIK Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Prof. Dr. Moestopo menggelar webinar internasional bertajuk Kecerdasan Buatan dalam Komunikasi, Sabtu, 24 Januari 2026. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Program Studi Magister Ilmu Komunikasi (MIK) Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) menggelar webinar internasional bertajuk Kecerdasan Buatan dalam Komunikasi, Sabtu, 24 Januari 2026.

Kegiatan ini membahas peran strategis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dalam mengubah lanskap komunikasi publik, bisnis, hingga kebijakan sosial.

Rektor Universitas Moestopo, Muhammad Saefulloh, mengatakan AI kini menjadi elemen penting dalam komunikasi institusional, terutama dalam analisis sentimen publik dan personalisasi pesan.

Baca Juga:

Meski demikian, ia menegaskan bahwa etika dan kualitas informasi tetap berada di tangan manusia.

"AI sangat membantu dalam membaca opini publik dan mengelola komunikasi secara cepat dan presisi. Namun pengawasan manusia tetap krusial untuk mencegah disinformasi dan bias algoritma," kata Saefulloh dalam paparannya.

Perspektif global disampaikan oleh akademisi dari Malaysia, Prof. Gerald Goh Guan Gan dari Multimedia University dan Wan Mohd Hirwani dari Universiti Kebangsaan Malaysia.

Keduanya menilai AI tidak menggantikan peran manusia, melainkan menjadi mitra strategis dalam komunikasi, pemasaran, dan bisnis.

Menurut mereka, otomatisasi berbasis AI justru mendorong para komunikator untuk beralih ke peran yang lebih kreatif dan strategis dalam menghadapi ekonomi digital berbasis data.

Sementara itu, isu kebijakan dan perlindungan sosial disoroti oleh Karlina Octaviany dari GIZ Indonesia.

Ia mengingatkan risiko penyalahgunaan AI, seperti maraknya konten deepfake dan kekerasan berbasis gender di ruang digital.

Ketua Program Studi MIK FIKOM Universitas Moestopo, Natalina Nilamsari, menyebut webinar ini sebagai kontribusi akademik dalam membantu masyarakat memahami perkembangan teknologi secara kritis dan konstruktif.

"Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk mengawal pemanfaatan teknologi agar tetap selaras dengan nilai etika dan kepentingan publik," ujarnya.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prof Dr Muryanto Amin Dilantik Kembali Jadi Rektor USU, Siap Bawa Universitas Sumatera Utara ke Level Global 2026-2031
Sekjen DPP PMS Usulkan Jalan Terpanjang Simalungun Dinamai Tuan Rondahaim
Gubernur Sumut: Isra Mikraj Momentum Tingkatkan Budaya Kerja ASN Berlandaskan Keimanan
Mutasi di Polres Sergai, Kabag Ops dan Kapolsek Baru Siap Tingkatkan Kinerja
Ketua PBNU Tegaskan Hiburan Joget di Acara Keagamaan Masuk Maksiat
SP3 Eggi Sudjana Tuai Sorotan, Roy Suryo Endus Kejanggalan Prosedural
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru