BREAKING NEWS
Jumat, 13 Februari 2026

Tiga Doktor Baru Universitas Moestopo Tekankan Integritas, Toleransi, dan Inovasi Kebijakan Publik

gusWedha - Senin, 09 Februari 2026 17:48 WIB
Tiga Doktor Baru Universitas Moestopo Tekankan Integritas, Toleransi, dan Inovasi Kebijakan Publik
FISIP Universitas Prof. Dr. Moestopo sukses menyelenggarakan Sidang Terbuka Doktor untuk Program Studi Administrasi Publik pada Sabtu, 7 Februari 2026. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA– Program Pascasarjana Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) sukses menyelenggarakan Sidang Terbuka Doktor untuk Program Studi Administrasi Publik pada Sabtu, 7 Februari 2026.

Acara yang berlangsung di Gedung F.X. Soeseko Moestopo, Jakarta, dibuka oleh Rektor Universitas Moestopo, Dr. H. Muhammad Saefulloh, M.Si. Dalam arahannya, Rektor menekankan pentingnya para lulusan untuk menjaga integritas dan nilai toleransi yang menjadi ciri khas almamater.

Sidang terbuka kali ini menghadirkan tiga kandidat doktor dengan fokus penelitian berbeda namun berpijak pada penguatan kebijakan publik.

Baca Juga:

M. Albahori memaparkan disertasinya mengenai implementasi kebijakan tahapan pemilu berbasis digital di Sumatera Selatan.

Penelitiannya menekankan bahwa meski sistem seperti SIREKAP meningkatkan efisiensi, aspek etika dan moralitas penyelenggara tetap menjadi fondasi utama demi menjaga kepercayaan publik terhadap demokrasi digital.

Penyaji kedua, Pesta Evaria Simbolon, menyoroti profesionalisme Tenaga Ahli DPR RI sebagai aktor strategis dalam pembentukan kualitas kebijakan publik.

Ia merekomendasikan reformasi berbasis meritokrasi untuk mengatasi kendala rekrutmen dan penempatan yang selama ini belum optimal.

Sementara Abdulloh Sholikhudin meneliti kebijakan Jaringan Gas Nasional (Jargas) di Kabupaten Sidoarjo, menawarkan model penyempurnaan implementasi kebijakan yang mengintegrasikan sinergi multi-aktor dan konteks teknis-geospasial.

Dekan FISIP, Dr. H. Ryantori, M.Si, menutup kegiatan dengan harapan besar bagi para doktor baru.

"Ilmu yang diraih tidak hanya berhenti di atas kertas, namun mampu diaplikasikan untuk memberikan manfaat nyata bagi pengembangan keilmuan dan solusi persoalan masyarakat," ujarnya.*

(dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
56 Mahasiswa Magister IKM Universitas Aufa Royhan Serbu Malaysia untuk Menimba Inovasi Kesehatan Publik
Universitas Aufa Royhan Gencar Promosi di Aceh Singkil, Siswa Antusias Langsung Mendaftar!
Bertemu Wamendagri, Bupati Karo Paparkan Strategi Transformasi Ekonomi Daerah Berbasis Infrastruktur
Universitas Udayana Jadi Pusat Koordinasi Kekayaan Intelektual Bali, Permohonan Paten Naik 34%
Ketua MWA USK Satukan Tangan Rektor Lama dan Rektor Terpilih, Simbol Sinergi Pendidikan Aceh
Universitas Aufa Royhan Dorong Siswa SMA/SMK Lanjutkan Pendidikan Tinggi Lewat Promosi Sekolah, Kenalkan Program Studi dan Peluang Karier
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru