Dua Kubu Keraton Solo Bersitegang, Kirab Pusaka Malam 1 Suro Masih Tanpa Titik Temu
SOLO Rencana pelaksanaan Kirab Pusaka Malam 1 Suro di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat belum menemui titik terang. Dua kubu yang
SENI DAN BUDAYA
BATU BARA — Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-19 Tingkat Kabupaten Batu Bara resmi digelar mulai Rabu hingga Sabtu, 13–16 Mei 2026. Kegiatan keagamaan tahunan yang menjadi agenda penting Pemerintah Kabupaten Batu Bara ini berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme dari para peserta maupun masyarakat.
Pelaksanaan MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca Al-Qur'an, tetapi juga menjadi wadah pembinaan generasi muda Islam agar mampu memahami, mengamalkan, serta mengembangkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu cabang yang menjadi perhatian dalam MTQ tahun ini adalah Cabang Karya Tulis Ilmiah Qur'an (KTIQ), yang menuntut kemampuan intelektual, pemahaman keislaman, hingga keterampilan presentasi peserta.
Salah satu Dewan Hakim KTIQ, Ustadz DR. Muhammad Zein Damanik, S.Pd., M.Pd atau yang akrab disapa Ustadz UMAZD, menyampaikan pesan penting kepada seluruh peserta agar mempersiapkan diri secara maksimal dalam mengikuti perlombaan tersebut.Baca Juga:
Menurutnya, peserta KTIQ harus mampu menguasai berbagai aspek penilaian, mulai dari penguasaan materi, pemahaman kaedah penulisan ilmiah, penggunaan gaya bahasa yang baik, logika berpikir yang sistematis, organisasi isi tulisan, hingga teknik presentasi yang benar di hadapan dewan hakim.
"Cabang KTIQ bukan hanya sekadar membuat karya tulis, tetapi bagaimana peserta mampu menyampaikan gagasan ilmiah berbasis Al-Qur'an dengan baik, terstruktur, dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademik," ujar Ustadz UMAZD.
Ia menambahkan, kemampuan berbicara dan mempresentasikan karya menjadi salah satu poin penting yang dapat menentukan kualitas peserta dalam perlombaan. Oleh sebab itu, para peserta diminta untuk terus belajar, berlatih, serta memperkuat wawasan keilmuan agar mampu bersaing secara sehat dan profesional.
Selain memberikan motivasi kepada peserta, Ustadz UMAZD juga mengajak masyarakat Kabupaten Batu Bara agar terus mendukung dan meramaikan pelaksanaan MTQ sebagai bentuk syiar Islam sekaligus sarana pembinaan karakter generasi muda.
Menurutnya, MTQ memiliki peran besar dalam menciptakan generasi Qurani yang tidak hanya unggul dalam bidang agama, tetapi juga memiliki kemampuan intelektual dan moral yang baik di tengah perkembangan zaman.
"Semoga ke depan masyarakat Batu Bara terus bersemangat mengikuti MTQ yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Batu Bara. Kegiatan ini sangat positif dalam membangun generasi muda yang cinta Al-Qur'an dan berakhlak mulia," katanya.
Lebih lanjut, Ustadz UMAZD berharap Pemerintah Kabupaten Batu Bara terus memberikan perhatian serius terhadap pembinaan peserta KTIQ melalui program-program pelatihan dan pembinaan khusus yang berkelanjutan.
Menurutnya, pembinaan yang konsisten sangat penting agar para peserta memiliki kesiapan yang matang ketika mewakili daerah di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.
"Kita berharap pemerintah daerah terus mensupport pembinaan khusus KTIQ agar peserta dari Batu Bara mampu menampilkan yang terbaik sampai ke tingkat nasional bahkan internasional," ungkapnya.
Ia juga menyampaikan rasa syukur dan optimisme atas kepercayaan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Batu Bara kepada dirinya sebagai salah satu Dewan Hakim KTIQ pada MTQ ke-19 tingkat kabupaten tersebut.
"Alhamdulillah, saya merasa bersyukur dan optimis diberikan amanah oleh Pemkab Batu Bara sebagai salah satu Dewan Hakim KTIQ. Ini menjadi tanggung jawab besar untuk ikut mendukung lahirnya generasi Qurani terbaik dari Batu Bara," tambahnya.
Pelaksanaan MTQ ke-19 ini diharapkan mampu melahirkan peserta-peserta berkualitas yang nantinya dapat mengharumkan nama Kabupaten Batu Bara di berbagai ajang MTQ tingkat lebih tinggi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur'an.
Antusiasme masyarakat yang hadir dalam pelaksanaan MTQ menunjukkan bahwa syiar Islam di Kabupaten Batu Bara terus berkembang dan mendapat dukungan luas dari berbagai kalangan. Pemerintah daerah pun diharapkan terus menjaga konsistensi pelaksanaan kegiatan religius seperti MTQ sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang religius, cerdas, dan berdaya saing.*
(dh)
SOLO Rencana pelaksanaan Kirab Pusaka Malam 1 Suro di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat belum menemui titik terang. Dua kubu yang
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan tidak bisa hanya ditopang oleh satu se
EKONOMI
MIMIKA Komando Distrik Militer (Kodim) 1710/Mimika memulai pembangunan enam Jembatan Garuda yang tersebar di tiga distrik di Kabupaten M
NASIONAL
JAKARTA Pusat Penerangan (Puspen) TNI menggelar dialog interaktif bertajuk Ngobrol Santai Kapuspen TNI Bersama Media di Aula Balai War
NASIONAL
BANDA ACEH Ny. Mukarramah Fadhlullah terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Aceh p
OLAHRAGA
BANDA ACEH Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Banda Aceh periode 20242029 resmi dilantik dalam acara yang berlang
PENDIDIKAN
BANDA ACEH Dosen bersama mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Aceh (FKM Unmuha) berhasil mengembangkan inovasi
PENDIDIKAN
MEDAN Video mobil pemadam kebakaran (damkar) Kota Medan yang terekam memasok air bersih ke sebuah rumah di kawasan Jalan STM Gang Suka Cit
PERISTIWA
BANDA ACEH Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, mendor
NASIONAL
BANDA ACEH Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, memint
NASIONAL