Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti akhirnya angkat bicara terkait fenomena menurunnya jumlah peserta didik di sejumlah Sekolah Dasar Negeri (SDN) di berbagai daerah. Pemerintah kini mulai melakukan pendataan terhadap sekolah yang memiliki jumlah murid sangat sedikit sebagai langkah awal penyusunan kebijakan.
Abdul Mu'ti mengatakan persoalan berkurangnya jumlah siswa SD telah disampaikan secara informal kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. Menurutnya, persoalan tersebut membutuhkan perhatian lintas kementerian karena berkaitan dengan kondisi pendidikan di daerah.
"Secara nonformal saya sudah menyampaikan masalah menurunnya jumlah murid SD kepada Bapak Mendagri," ujar Abdul Mu'ti, Kamis (16/7/2026).
Baca Juga:
Ia menjelaskan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah saat ini tengah melakukan pendataan terhadap sekolah-sekolah yang memiliki jumlah peserta didik kurang dari 60 orang. Hasil pendataan tersebut nantinya akan menjadi dasar pembahasan dalam rapat khusus untuk menentukan langkah penanganan yang tepat.
"Kementerian sedang mendata sekolah yang jumlah muridnya kurang dari 60. Nanti akan diadakan rapat khusus membahas fenomena tersebut," katanya.
Fenomena sepinya siswa baru menjadi perhatian setelah sejumlah sekolah dasar negeri di berbagai daerah mengalami penurunan jumlah pendaftar pada tahun ajaran baru 2026/2027.
Salah satu contohnya terjadi di SD Negeri 1 Gedung Meneng, Kecamatan Rajabasa, Bandar Lampung. Pada pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), sekolah tersebut hanya menerima dua siswa baru kelas I.
Kondisi itu membuat suasana hari pertama sekolah jauh berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Meski demikian, para tenaga pendidik tetap menyambut kedua siswa baru dengan antusias dan memberikan pelayanan pendidikan secara maksimal.
Pemerintah berharap hasil pendataan yang sedang dilakukan dapat menjadi dasar dalam menyusun kebijakan untuk menjaga keberlangsungan layanan pendidikan dasar, khususnya di sekolah-sekolah yang mengalami penurunan jumlah peserta didik.* (k/dh)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.