BREAKING NEWS
Sabtu, 10 Oktober 2026

Sertifikat O-Level Disorot dalam Polemik Pendidikan Gibran, Benarkah Setara dengan Ijazah SMA?

Adelia Syafitri - Sabtu, 10 Oktober 2026 09:12 WIB
Sertifikat O-Level Disorot dalam Polemik Pendidikan Gibran, Benarkah Setara dengan Ijazah SMA?
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. (foto: Setwapres/yt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Sertifikat O-Level menjadi sorotan publik setelah disebut dalam pembahasan mengenai riwayat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Mahkamah Konstitusi (MK).

Dokumen tersebut berkaitan dengan pendidikan menengah yang ditempuh Gibran di Singapura sebelum melanjutkan pendidikan ke Australia.

Perhatian publik kemudian mengarah pada satu pertanyaan: apakah sertifikat O-Level setara dengan ijazah SMA di Indonesia?

Baca Juga:

Untuk memahami persoalan tersebut, masyarakat perlu mengetahui terlebih dahulu pengertian O-Level dan perbedaannya dengan sistem pendidikan nasional.

Apa Itu Sertifikat O-Level?

O-Level merupakan singkatan dari General Certificate of Education Ordinary Level (GCE O-Level), yaitu kualifikasi pendidikan yang diperoleh melalui ujian pada jenjang menengah dalam sistem pendidikan tertentu.

Di Singapura, ujian GCE O-Level menjadi salah satu tahapan pendidikan menengah yang dapat digunakan siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Ujian ini mencakup sejumlah mata pelajaran, seperti bahasa, matematika, sains, dan humaniora.

Siswa mengikuti ujian sesuai mata pelajaran yang tersedia dan ketentuan yang berlaku.

Hasil setiap mata pelajaran kemudian dinilai berdasarkan sistem penilaian penyelenggara ujian.

Secara historis, kualifikasi O-Level diperkenalkan di Inggris pada 1951 untuk menggantikan School Certificate.

Dalam perkembangannya, kualifikasi ini digunakan di sejumlah negara dengan ketentuan yang dapat berbeda sesuai sistem pendidikan masing-masing.

Di Singapura, penyelenggaraan GCE O-Level melibatkan Singapore Examinations and Assessment Board (SEAB), Kementerian Pendidikan Singapura, dan Cambridge International Education.

Apakah O-Level Setara dengan Ijazah SMA?

Sertifikat O-Level tidak dapat secara otomatis dianggap setara dengan ijazah SMA di Indonesia.

Kedua dokumen tersebut berasal dari sistem pendidikan yang berbeda, dengan struktur pembelajaran, persyaratan kelulusan, dan mekanisme penilaian masing-masing.

O-Level merupakan kualifikasi yang diperoleh berdasarkan hasil ujian mata pelajaran.

Sementara itu, ijazah SMA di Indonesia diberikan berdasarkan pemenuhan ketentuan penyelesaian pendidikan menengah sesuai sistem pendidikan nasional.

Karena perbedaan tersebut, pengakuan terhadap kualifikasi pendidikan dari luar negeri perlu mengikuti mekanisme yang berlaku di Indonesia.

Penilaian dapat mempertimbangkan dokumen pendidikan, jenjang yang telah ditempuh, serta riwayat pendidikan secara keseluruhan.

Dengan demikian, penentuan kesetaraan tidak cukup hanya berdasarkan nama sertifikat atau penyebutan jenjang pendidikannya.

Dokumen dan riwayat pendidikan yang bersangkutan perlu diperiksa sesuai ketentuan yang berlaku.

Kaitannya dengan Riwayat Pendidikan Gibran

Dalam pembahasan mengenai riwayat pendidikan Gibran Rakabuming Raka, sertifikat O-Level menjadi salah satu hal yang menarik perhatian karena berkaitan dengan pendidikan yang ditempuhnya di Singapura sebelum melanjutkan pendidikan di Australia.

Namun, untuk menilai kedudukan dokumen tersebut, perlu dibedakan antara kualifikasi yang diperoleh di luar negeri dan pengakuan atau penyetaraannya dalam sistem pendidikan Indonesia.

Riwayat pendidikan lanjutan juga menjadi bagian penting dalam memahami keseluruhan jalur pendidikan seseorang.

Karena itu, kesimpulan mengenai kesetaraan pendidikan harus merujuk pada dokumen resmi dan keputusan atau ketentuan dari lembaga yang berwenang.

Pada akhirnya, sertifikat O-Level tidak otomatis sama dengan ijazah SMA Indonesia.

Pengakuan kesetaraannya perlu ditentukan melalui mekanisme yang berlaku, bukan semata-mata berdasarkan istilah atau jenjang yang tercantum pada dokumen.

Pemahaman ini penting agar masyarakat dapat mengikuti perdebatan mengenai riwayat pendidikan secara lebih cermat dan tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum seluruh dokumen serta ketentuan yang relevan diperiksa.* (vo/ad)

Editor
: Administrator
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pelaku UMKM Wajib Tahu! Ini Syarat KUR BCA 2026 untuk Pinjaman hingga Rp500 Juta
Prakiraan Cuaca Jawa Barat Hari Ini, Sabtu 10 Oktober 2026: Sebagian Besar Wilayah Berawan
Prakiraan Cuaca Aceh Hari Ini, Sabtu 10 Oktober 2026: Sebagian Besar Wilayah Hujan Ringan
Prakiraan Cuaca Sumut Hari Ini, Sabtu 10 Oktober 2026: Sebagian Besar Wilayah Hujan Ringan
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini, Sabtu 10 Oktober 2026: Seluruh Wilayah Berawan
Prakiraan Cuaca DIY Hari Ini, Sabtu 10 Oktober 2026: Seluruh Wilayah Berawan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru
Saya Mundur

Saya Mundur

OlehAndang SubahariantoPEMBACA yang budiman tentu bertanyatanya. Mengapa pejabat publik di banyak negara relatif gampang berkata, Saya mu

OPINI