Polda Metro Jaya Siapkan Jurus Hadapi Praperadilan Keempat Roy Suryo
JAKARTA Polda Metro Jaya menyiapkan materi untuk menghadapi gugatan praperadilan keempat yang diajukan politikus Roy Suryo di Pengadilan
HUKUM DAN KRIMINAL
SUMUT –Komjen Agung Setya Imam Effendi, mantan Kapolda Sumut, kini memasuki babak baru dalam kariernya sebagai salah satu kandidat calon pimpinan (capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2024-2029. Usai menyelesaikan masa jabatannya sebagai Kapolda Sumut, Agung melanjutkan langkahnya menuju pencalonan capim KPK dan meminta doa restu dari masyarakat Sumatera Utara.
Dalam acara pisah sambut Kapolda Sumut yang digelar hari ini, Jumat (2/8), Agung menyampaikan rasa terima kasih dan permohonan doa kepada warga Sumut. “Saya selesaikan tugas di Sumut hari ini, dan saya akan lanjutkan dengan tugas berikutnya, dan mohon doa restunya,” ujar Agung dengan penuh harapan.
Agung Setya telah lolos dari seleksi administrasi capim KPK bersama dengan lebih dari 200 kandidat lainnya. Sebelumnya, pada Rabu (31/7), Agung mengikuti ujian tertulis di Pusat Pengembangan Kompetensi ASN Kemensetneg, Cilandak, Jakarta Selatan. Hasil dari ujian tersebut dijadwalkan akan diumumkan pada Kamis, 8 Agustus mendatang. Dalam tes tertulis tersebut, Agung bersaing dengan sekitar 229 peserta lainnya.
Selama satu tahun menjabat sebagai Kapolda Sumut, Agung telah mengalami berbagai dinamika dan tantangan. Mulai dari memimpin institusi kepolisian di wilayah yang dikenal kompleks seperti Sumatera Utara, hingga menghadapi berbagai isu yang memerlukan penanganan khusus. Kini, jabatannya di Polda Sumut digantikan oleh Irjen Whisnu Hermawan Februanto, sementara Agung sendiri dipindahkan ke Bareskrim Polri untuk penugasan di Badan Intelijen Negara (BIN).
Komjen Agung Setya merasa pengalaman yang didapatkan selama menjabat sebagai Kapolda Sumut sangat berharga. Menurutnya, Sumut adalah wilayah yang penuh dengan keragaman dan tantangan yang memerlukan pendekatan yang hati-hati. “Selama satu tahun di Sumut, saya belajar banyak tentang kompleksitas dan dinamika di wilayah ini. Ini adalah pengalaman yang sangat berharga bagi saya,” ungkap Agung.
Kini, dengan bekal pengalaman dan pengetahuan yang didapatkan selama masa jabatannya, Agung berharap bisa berkontribusi lebih luas lagi melalui posisinya sebagai capim KPK. Ia berharap, dengan dukungan doa dan restu dari masyarakat, ia dapat menjalankan amanah tersebut dengan baik jika terpilih.
(N/014)
JAKARTA Polda Metro Jaya menyiapkan materi untuk menghadapi gugatan praperadilan keempat yang diajukan politikus Roy Suryo di Pengadilan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah memproyeksikan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) berikutnya dapat dibuka pada awal 2027. Rencana tersebut ber
NASIONAL
MEDAN Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara meminta pengawasan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis atau MBG diperketat. S
NASIONAL
MEDAN Jumlah rumah warga yang terdampak angin puting beliung di Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, bertambah dari 120 menjadi 150 rumah.
PERISTIWA
JAKARTA Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengungkap adanya pemblokiran dana uang muka atau down payment (DP) penyelenggaraan ibadah
NASIONAL
JAKARTA Vivo memperkenalkan smartphone 5G kelas menengah terbarunya, Vivo Y31T 5G, di pasar India. Ponsel ini membawa sejumlah fitur yan
SAINS DAN TEKNOLOGI
BANDA ACEH Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Banda Aceh mengamankan seorang pria berinisial NPA, 34 tahun, yang diduga terli
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mendorong budaya menabung dan literasi keuangan ditanamkan sejak usia dini. Keb
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia meminta masyarakat yang tergolong mampu secara ekonomi tidak memb
EKONOMI
JAKARTA Tim kuasa hukum politikus Roy Suryo menilai pengajuan praperadilan secara berulang tidak melanggar hukum. Pernyataan itu disampa
HUKUM DAN KRIMINAL