Presiden Dipilih Bukan untuk Memenangkan Survei
OlehIja SuntanaLUMRAH saja, dalam politik, selalu ada angka yang naik dan ada angka yang turun. Hari ini seorang politisi berada di puncak
OPINI
ACEH -Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Aceh, bersama dengan TNI dan Polri, berhasil mengungkap dan memusnahkan ladang ganja seluas 2,5 hektare yang terletak di kawasan pegunungan Seulawah, Desa Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar. Operasi ini berlangsung pada Sabtu (1/6) dan menjadi salah satu langkah tegas dalam memerangi peredaran narkotika di wilayah Aceh.
Penemuan Ladang Ganja Siap PanenLadang ganja yang ditemukan dalam operasi tersebut diperkirakan memiliki tanaman berumur sekitar tiga bulan dan siap untuk dipanen. Keberadaan ladang ganja ini menunjukkan bahwa kawasan pegunungan Seulawah menjadi salah satu lokasi yang strategis bagi para pelaku untuk menanam dan mengolah ganja. Penemuan ini tentu menjadi alarm bagi pihak berwenang untuk meningkatkan pengawasan di wilayah tersebut.
“Operasi ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memberantas peredaran narkotika di Aceh. Ladang ganja yang ditemukan seluas 2,5 hektare ini memiliki tanaman yang siap panen, yang berarti potensi besar untuk diedarkan jika tidak segera dimusnahkan,” ujar seorang pejabat BNN yang terlibat dalam operasi tersebut.
Proses PemusnahanDalam operasi yang dilakukan, petugas mencabut tanaman ganja dari tanah satu per satu. Setelah seluruh tanaman dicabut, ganja-ganja tersebut kemudian dibakar di lokasi. Proses pemusnahan ini dilakukan dengan penuh kehati-hatian untuk memastikan bahwa tidak ada bagian tanaman yang tersisa yang dapat dimanfaatkan kembali oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Kami memastikan seluruh tanaman ganja ini dimusnahkan dengan cara dibakar, sehingga tidak ada yang tersisa. Ini adalah langkah yang kami ambil untuk memastikan tidak ada narkotika yang beredar di masyarakat,” jelas perwakilan dari Polri.
Pemilik Lahan Tidak Berhasil DitangkapMeskipun operasi pemusnahan ladang ganja ini berhasil dilaksanakan, sayangnya, pemilik lahan tersebut tidak berhasil ditangkap. Pihak berwenang masih terus melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan menangkap pemilik serta jaringan yang terlibat dalam penanaman ganja ini.
“Kami akan terus melakukan penyelidikan untuk menemukan siapa yang bertanggung jawab atas ladang ganja ini. Kerja sama dengan masyarakat sangat kami butuhkan untuk memberikan informasi yang dapat membantu penangkapan pelaku,” kata seorang anggota TNI yang ikut dalam operasi.
Langkah Lanjutan dan HarapanOperasi ini adalah bukti komitmen BNN, TNI, dan Polri dalam memberantas peredaran narkotika di Aceh. Diharapkan, dengan pemusnahan ladang ganja ini, peredaran narkotika dapat ditekan dan masyarakat Aceh dapat hidup lebih aman dan terbebas dari ancaman narkoba.
“Kami akan terus melakukan operasi serupa di wilayah-wilayah yang diduga menjadi lokasi penanaman ganja. Kerja sama dengan instansi lain dan partisipasi aktif masyarakat sangat penting untuk keberhasilan upaya ini,” ungkap Kepala BNN Provinsi Aceh.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan segera melaporkan kepada pihak berwenang jika menemukan adanya aktivitas mencurigakan yang terkait dengan penanaman atau peredaran narkotika.
Arah Ke DepanPemusnahan ladang ganja ini menjadi pengingat penting akan bahaya narkotika yang masih mengintai. Upaya preventif dan tindakan tegas dari aparat hukum diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pelaku dan mencegah terjadinya kembali aktivitas serupa di masa mendatang. Dengan semangat kerja sama dan kolaborasi antara BNN, TNI, Polri, serta masyarakat, harapan akan Indonesia yang bebas dari narkotika bisa terwujud.
(N/014)
OlehIja SuntanaLUMRAH saja, dalam politik, selalu ada angka yang naik dan ada angka yang turun. Hari ini seorang politisi berada di puncak
OPINI
JAKARTA Bareskrim Polri bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai menangkap seorang pilot Malaysia Airlines bernama Mohd Saufi bin Othma
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto akan mengumpulkan seluruh gubernur, bupati, dan wali kota dalam rapat khusus untuk membahas program In
NASIONAL
MEDAN Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara (BNNP Sumut) menggagalkan upaya peredaran narkotika jenis ganja seberat 92 kilogr
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) resmi melaporkan anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Deddy Sitorus, ke M
NASIONAL
JAKARTA Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan penyegaran organisasi di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali melakukan penyegaran organisasi melalui mutasi dan promosi jabatan di lingkungan Korps Adhyak
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) kembali melakukan rotasi jabatan di jajaran pimpinan. Jabatan Wakapolda Sumatera Ut
NASIONAL
MEDAN Sejumlah jurnalis bersama kelompok masyarakat sipil menggelar aksi unjuk rasa di depan Pos Bloc Kota Medan, Kamis (30/7/2026) sore
PERISTIWA
LABUSEL Seorang anggota Polri aktif berinisial Bripka YML (31) terseret dalam kasus dugaan korupsi bantuan sosial (bansos) di Dinas Sosi
HUKUM DAN KRIMINAL