Prabowo Hadiri Munas NU di Bangkalan Usai Resmikan Jalan Daerah di Jawa Timur
BANGKALAN Presiden Prabowo Subianto menghadiri penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul
NASIONAL
MANDAILING NATAL -Sebuah konflik tajam memuncak di Kelurahan Tapus, Kecamatan Lingga Bayu, dengan munculnya dugaan serobotan lahan oleh PT. Tri Bahtera Srikandi (TBS) terhadap masyarakat setempat. Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mandailing Natal (Madina) bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Se-Madina turut merespons dengan tegas atas kejadian ini.
Investigasi yang dilakukan oleh HMI bersama BEM menemukan fakta yang menggemparkan: masyarakat memiliki bukti sah berupa sertifikat kepemilikan lahan, sedangkan perusahaan tidak dapat menunjukkan bukti kepemilikan yang sah namun telah menggarap lahan masyarakat untuk keuntungan perkebunan. Hal ini menyebabkan masyarakat tidak mendapatkan manfaat apapun dari penggunaan lahan mereka, sementara perusahaan mengambil keuntungan tanpa izin yang jelas.
Ketua Umum HMI Cabang Madina, MHD Riswan, menyatakan keprihatinan yang mendalam terhadap tindakan perusahaan yang merusak jalan yang biasa digunakan oleh masyarakat. Langkah ini tidak hanya merugikan secara ekonomi, tetapi juga secara sosial dan budaya. Riswan menekankan pentingnya penyelesaian yang adil dalam kasus ini, dengan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mendapatkan manfaat yang layak dari lahan mereka atau mengembalikan kepemilikan lahan kepada masyarakat yang memiliki bukti sah.
HMI tidak hanya menyuarakan kekhawatiran, tetapi juga mendesak Pemerintah Kabupaten Madina agar tidak mengabaikan masalah ini. Mereka menuntut agar pemerintah segera menangani kasus ini dengan serius dan segera, tanpa menunggu berlarut-larut. Riswan menambahkan bahwa jika tidak ada penyelesaian yang adil dan transparan, HMI bersama masyarakat yang terdampak siap untuk mengambil langkah tindakan lebih lanjut, termasuk mengadakan aksi demonstrasi untuk menuntut hak yang telah mereka perjuangkan.
Kasus ini mencerminkan kompleksitas antara kepentingan ekonomi perusahaan dengan hak-hak masyarakat yang harus dilindungi. Semoga lembaga dan pemerintah setempat dapat menemukan solusi yang adil dan berkelanjutan dalam menyelesaikan konflik ini, sehingga keadilan sosial dan ekonomi bisa terwujud bagi semua pihak yang terlibat.
(N/014)
BANGKALAN Presiden Prabowo Subianto menghadiri penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul
NASIONAL
JAKARTA Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri memburu seorang buronan kasus narkotika jaringan Sumatera Uta
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh wilay
NASIONAL
JAKARTA Istana Kepresidenan akan menelusuri dugaan adanya pemberian uang kepada mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) usai melakukan ak
NASIONAL
JAKARTA Kasus dugaan fitnah ijazah palsu yang menyeret nama Presiden ke7 RI Joko Widodo akan segera disidangkan di Pengadilan Negeri Ja
POLITIK
SOLO Presiden ke7 RI Joko Widodo menanggapi keputusan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan yang tidak menahan Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma
POLITIK
JAKARTA Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno Muhammad Abdimaludin mengakui menerima uang sebesar Rp 20 juta usai aksi demonst
NASIONAL
BANDA ACEH Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Muhammad Nasir resmi ditetapkan sebagai Komisaris Utama PT Bank Aceh Syariah untuk periode 202
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto meresmikan pembangunan jalan daerah sepanjang 1.151 kilometer yang tersebar di 37 provinsi di Indonesi
NASIONAL
JAKARTA Rekaman wawancara Ketua BEM FH Universitas Bung Karno Muhammad Abdi Maludin kembali viral di media sosial. Dalam rekaman tersebu
NASIONAL