BREAKING NEWS
Minggu, 22 Maret 2026

Bencana Banjir Lahar Dingin Semeru, 3 Tewas-19 Jembatan Rusak

BITVonline.com - Sabtu, 20 April 2024 10:49 WIB
Bencana Banjir Lahar Dingin Semeru, 3 Tewas-19 Jembatan Rusak
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

LUMAJANG -Malam Kamis (18/4) menjadi malam pahit bagi sejumlah wilayah di Lumajang. Banjir lahar dingin dari Gunung Semeru menerjang dengan kekuatan dahsyat, meninggalkan jejak kerusakan yang mendalam. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur bersama pihak terkait segera merespons dengan langkah-langkah penyelamatan dan pemulihan.

Gatot Soebroto, Kepala BPBD Jawa Timur, memberikan gambaran situasi terkini. Timnya tengah giat membersihkan material lumpur yang menyapu jalan-jalan desa dan merusak rumah-rumah warga. Pembersihan dilakukan dengan cara manual dan menggunakan alat berat, memastikan bahwa jalur transportasi utama dapat kembali berfungsi.

Salah satu langkah preventif yang diambil adalah pemasangan garis darurat di beberapa titik di Kelurahan Rogotrunan. Langkah ini untuk menghindari adanya warga yang mendekat ke lokasi rawan longsor dan bahaya lainnya akibat banjir lahar dingin.

Korban jiwa yang tidak terhindarkan telah menambah duka Lumajang. Dua nyawa melayang akibat banjir lahar dingin, sedangkan satu korban jiwa lainnya terjadi akibat longsor di daerah tersebut. Dampak kerusakan juga terasa luas, dengan 495 Kepala Keluarga (KK) terdampak, 24 unit jaringan irigasi rusak, dan 18 unit jembatan yang mengalami kerusakan.

Namun, di tengah kepahitan itu, ada semangat untuk bangkit. Warga yang sempat mengungsi kini telah kembali ke rumah masing-masing setelah banjir lahar dingin surut dari semua titik. BPBD Jawa Timur turut memberikan bantuan kepada warga terdampak, mulai dari makanan, air mineral, perlengkapan tidur, hingga alat-alat kebersihan dan bahan pokok.

Tidak kurang dari sembilan kecamatan terkena dampak langsung dari bencana ini, mencakup wilayah Pronojiwo, Candipuro, Pasirian, Lumajang, Sukodono, Sumbersuko, Pasrujambe, Padang, dan Tempeh. Pemulihan wilayah ini menjadi tantangan besar, tetapi juga menunjukkan solidaritas dan kekuatan bersama untuk bangkit dari keterpurukan.

Kita berharap semoga bantuan dan upaya pemulihan yang terus dilakukan dapat membawa cahaya harapan bagi masyarakat Lumajang yang terdampak. Peristiwa ini juga menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya kesiapsiagaan dan penanganan bencana yang efektif, serta solidaritas sebagai satu bangsa yang peduli terhadap sesama.

(K/09)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru