BREAKING NEWS
Selasa, 17 Februari 2026

 Senin Pagi 18 RT Terdampak Banjir di Jakarta Timur, BPBD DKI Tanggap Cepat

BITVonline.com - Senin, 15 April 2024 03:15 WIB
 Senin Pagi 18 RT Terdampak Banjir di Jakarta Timur, BPBD DKI Tanggap Cepat
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Jakarta Timur kembali dilanda banjir pada Senin pagi 15 April 2024 akibat luapan Kali Ciliwung, menyebabkan 18 rukun tetangga (RT) terdampak. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Isnawa Adji, menyampaikan bahwa banjir tersebut awalnya melanda 13 RT sebelum bertambah menjadi 18 RT, meskipun persentasenya hanya mencapai 0,059 persen dari total 30.772 RT se-DKI Jakarta.

Menurut Isnawa, daerah yang terdampak banjir di Jakarta Timur antara lain empat RT di Kelurahan Bidara Cina dengan ketinggian air mencapai 40 hingga 50 sentimeter (cm), delapan RT di Kampung Melayu (40-75 cm), lima RT di Cawang (40 cm), dan satu RT di Cililitan (50 cm). Meskipun demikian, beberapa wilayah yang sebelumnya terendam banjir kini sudah mulai surut, seperti tiga RT di Pejaten Timur.

Bencana banjir ini terjadi setelah hujan deras melanda DKI Jakarta dan sekitarnya pada Minggu (14/04), yang mengakibatkan status Bendung Katulampa naik menjadi Siaga Tiga (waspada) pada pukul 17.00 WIB. Beberapa pos pantau seperti Pos Pantau Sunter Hulu dan Pos Depok juga mengalami peningkatan status menjadi Siaga Dua (siaga) dan Siaga Tiga (waspada) sebagai upaya antisipasi.

BPBD DKI Jakarta telah melakukan langkah-langkah tanggap darurat dengan menempatkan 267 petugas penanggulangan bencana atau tim reaksi cepat (TRC) di seluruh wilayah rawan banjir. Wilayah-wilayah yang rentan banjir telah dipetakan oleh BPBD DKI Jakarta, seperti di Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara, dengan upaya untuk meminimalisir dampak buruk dari bencana banjir.

Kondisi ini mengingatkan kita semua akan pentingnya sistem penanggulangan bencana yang efektif dan responsif, serta pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan dan mengurangi risiko banjir di masa depan.

(K/09)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru