BREAKING NEWS
Senin, 02 Maret 2026

Banjir Bandang Terjang Desa Karang Dima, 84 Jiwa Terdampak

BITVonline.com - Rabu, 01 Januari 2025 15:43 WIB
Banjir Bandang Terjang Desa Karang Dima, 84 Jiwa Terdampak
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SUMBAWA – Banjir bandang melanda Desa Karang Dima, Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Rabu (1/1/2025) malam. Peristiwa ini terjadi akibat meluapnya air sungai Karang Dima setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 17.00 WITA. Banjir menyebabkan genangan setinggi satu meter yang merendam jalan utama dan permukiman warga, serta mengakibatkan kemacetan di jalan raya bypass lintas Sumbawa-Bima. Aktivitas warga terhenti, dan banyak kendaraan terjebak dalam genangan air. “Air mulai naik sekitar pukul 18.00 WITA, dan hingga saat ini belum ada tanda-tanda surut,” ujar Hen, seorang warga setempat.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD Kabupaten Sumbawa mencatat 21 kepala keluarga (KK) atau sebanyak 84 jiwa terdampak banjir bandang. Genangan air juga memasuki SMPN 4 Labuhan Badas, mencapai ketinggian satu meter. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumbawa, Rusdianto AR, mengonfirmasi kejadian ini dan menyatakan bahwa tim BPBD telah dikerahkan untuk memantau situasi serta melakukan asesmen. “Saat ini tim sedang berupaya menembus banjir untuk pendataan lebih lanjut,” ungkapnya. Ia juga mengimbau warga untuk tetap waspada dan tidak memaksakan diri melintasi jalan yang terendam demi keselamatan bersama. “Kami meminta masyarakat untuk bersabar dan mengikuti arahan petugas di lapangan,” tambah Rusdianto.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi pemerintah dan masyarakat akan pentingnya mitigasi bencana, terutama di wilayah rawan banjir seperti Simpang Karaci, Desa Karang Dima, dan sekitarnya. Perhatian khusus terhadap pengelolaan drainase dan penguatan infrastruktur menjadi langkah strategis yang mendesak untuk mencegah bencana serupa di masa mendatang. Dengan curah hujan yang masih tinggi, masyarakat diimbau tetap siaga terhadap potensi banjir susulan dan selalu memprioritaskan keselamatan.

(CHRISTIE)
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru