Pemkab Asahan Gelar Upacara Harkitnas ke-118, Wabup Tekankan Kedaulatan dan Literasi Digital
ASAHAN Wakil Bupati Asahan Rianto membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Meutya Hafid dalam upacara peringa
PEMERINTAHAN
BATU BARA -Banjir kembali merendam wilayah Kecamatan Tanjung Tiram dan Kecamatan Talawi , Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara.
Warga semakin geram! Bukan hanya faktor alam yang menjadi penyebab, tetapi juga kelalaian manusia , mulai dari pengusaha panglong , hingga pemerintah yang tutup mata.
Parit Tak Berfungsi, Air Meluap ke Permukiman
Pantauan di lapangan menunjukkan kondisi parit yang mengenaskan.
Saluran air yang seharusnya mengalirkan air dengan lancar kini nyaris mati.
Penuh dengan pasir, lumpur, dan sampah.
Ironisnya, penyebab utama bukan hanya sampah rumah tangga, tetapi juga material bangunan dari proyek perumahan dan stok pasir milik pengusaha panglong.
Pengusaha panglong seenaknya menumpuk pasir dan batu kerikil di sekitar parit tanpa pengamanan.
Hasilnya? Saat hujan deras atau air pasang, material ini hanyut masuk ke saluran air, menyebabkan penyumbatan.
Ditambah lagi, warga yang sedang membangun rumah membiarkan pasir dan tanah berserakan, yang akhirnya terbawa ke parit saat hujan turun.

Pemerintah Diam, Warga Menjerit
Yang lebih menyakitkan, pemerintah seperti tidak peduli! Tidak ada tindakan tegas untuk menertibkan pengusaha atau warga yang sembrono dalam membuang material bangunan.
Seolah-olah banjir ini hanyalah urusan rakyat kecil yang harus menanggung akibatnya sendiri.
Sampai kapan rakyat harus menderita akibat ketidakpedulian ini?
Warga Menuntut Aksi, Bukan Janji!
Warga yang menjadi korban banjir rob sudah muak dengan janji-janji kosong. Mereka mendesak pemerintah untuk segera mengambil tindakan nyata:
1. Penertiban Pengusaha Panglong
Hentikan praktik semena-mena pengusaha yang menyimpan material tanpa pengamanan. Jika tetap bandel, cabut izin usahanya!
2. Pengawasan Ketat Pembangunan Rumah
Jangan biarkan warga yang membangun rumah seenaknya membuang material ke jalan dan parit. Harus ada aturan tegas!
3. Normalisasi dan Pembersihan Parit Secara Berkala
Lakukan pengerukan dan pembersihan rutin agar parit bisa kembali berfungsi dengan baik.
4. Sanksi Tegas bagi Pelanggar
Jangan hanya memberi imbauan! Siapa pun yang terbukti menyebabkan penyumbatan harus diberi sanksi tegas.
Ayo Bergerak Sebelum Banjir Menenggelamkan Kita!
Jika kondisi ini terus dibiarkan, banjir akan semakin parah, merugikan masyarakat lebih luas.
Pemerintah, pengusaha, dan warga harus bertanggung jawab! Jangan tunggu sampai semuanya terlambat.
Tanjung Tiram dan Talawi tidak boleh terus-menerus menjadi korban kelalaian!
ASAHAN Wakil Bupati Asahan Rianto membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Meutya Hafid dalam upacara peringa
PEMERINTAHAN
PANGKALPINANG Dewan Pimpinan Daerah Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Bangka Belitung bersama jajaran DPC PJS Kota Pangkalpinang melakukan a
PEMERINTAHAN
PANGKALPINANG Komisi Informasi (KI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel kembali menegaskan ko
NASIONAL
SURABAYA Pemerintah Indonesia menegaskan tidak ada larangan terhadap kegiatan nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi. Penegasa
NASIONAL
JAKARTA Skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI 2026 dengan plafon pinjaman Rp100 juta kembali menjadi perhatian pelaku usaha mikro, kecil,
EKONOMI
JAKARTA Ketentuan mengenai kuota internet yang hangus kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Gugatan tersebut teregister dengan no
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Umat Islam akan kembali menyambut amalan sunnah Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah menjelang Hari Raya Idul Adha 2026 atau 1447 Hij
AGAMA
MEDAN Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap memberikan apresiasi terhadap film Samudera yang digarap sepenuhnya oleh sineas muda asal
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Upaya pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus dikebut melalui penyediaan akses air bersih bagi
NASIONAL
BATU BARA Pemerintah Kabupaten Batu Bara melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) bersama Tim Gabungan Lintas Sektoral secara resmi mengu
PEMERINTAHAN