Kemenkop Gandeng Koperasi Besar, Siapkan Dana Murah untuk Desa
JAKARTA Kementerian Koperasi dan UKM tengah mengkaji skema pembiayaan mikro dengan bunga maksimal 6 persen melalui kolaborasi antara kop
EKONOMI
JAKARTA -Banjir di Jakarta telah menjadi permasalahan yang tidak asing lagi di masyarakat.
Hampir setiap tahun, Jakarta dilanda banjir yang mengganggu aktivitas sehari-hari serta berdampak pada sektor perekonomian, termasuk transportasi umum yang kerap terhenti saat bencana ini melanda.
Meski berbagai upaya telah dilakukan untuk mengatasi masalah ini, penyebab utama banjir di ibu kota negara ini masih belum sepenuhnya teratasi.
Jakarta yang merupakan kota metropolitan dengan 13 sungai yang melintasi wilayahnya, memiliki banyak daerah rawan banjir.
Oleh karena itu, potensi banjir di Jakarta tetap tinggi, terutama saat musim hujan tiba.
Dilansir dari laman resmi Pantau Banjir Jakarta, berikut adalah tiga penyebab utama yang menyebabkan banjir di Jakarta:
Banjir Akibat Hujan Lokal Curah hujan yang tinggi dan berlangsung dalam waktu lama dapat memenuhi saluran air dan area cekungan di Jakarta.
Drainase kota yang dirancang untuk menampung curah hujan maksimal 120 mm per hari sering kali tidak mampu menampung air yang berlebih, terutama pada hujan ekstrem.
Sebagai contoh, pada 1 Januari 2020, Jakarta tercatat menerima curah hujan sebesar 377 mm per hari, menyebabkan banjir parah di sebagian besar wilayah kota.
Banjir Kiriman dari Hulu Sungai Jakarta terletak di antara aliran 13 sungai, yang membuat kota ini berisiko mengalami banjir kiriman dari daerah hulu, seperti Jawa Barat dan Banten.
Hujan deras yang terjadi di wilayah hulu akan mengalir menuju Jakarta, dan jika volume air yang datang melebihi kapasitas sungai di Jakarta, terjadilah limpasan yang menyebabkan banjir di bantaran sungai.
Banjir Rob Akibat Pasang Air Laut Banjir rob merupakan fenomena yang terjadi akibat pasang air laut yang sering terjadi di daerah pesisir Jakarta.
Selain itu, penurunan permukaan tanah di wilayah Jakarta bagian utara turut memperparah kondisi banjir rob, menjadikan daerah pesisir lebih rentan terhadap genangan air.
Dengan kombinasi ketiga faktor ini—hujan lokal, kiriman air dari hulu, dan pasang air laut—Jakarta menjadi kota yang rentan terhadap banjir.
Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah penanggulangan yang lebih komprehensif dan terintegrasi untuk meminimalkan risiko banjir yang terjadi setiap tahunnya.
(bs/n14)
JAKARTA Kementerian Koperasi dan UKM tengah mengkaji skema pembiayaan mikro dengan bunga maksimal 6 persen melalui kolaborasi antara kop
EKONOMI
JAKARTA Rangkaian perayaan Tri Hari Suci di Gereja Katedral Jakarta berlangsung aman dan lancar. Ribuan umat mengikuti ibadah sejak Kami
NASIONAL
BANDA ACEH Gubernur Aceh Muzakir Manaf menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripur
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia membuka kemungkinan impor minyak mentah dari berbagai negara, termasuk R
EKONOMI
JAKARTA Kuasa hukum Jusuf Kalla, Abdul Haji Talauho, menyatakan belum menerima nomor laporan polisi (LP) setelah mendatangi Badan Resers
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, mendesak aparat kepolisian memberantas praktik premanisme hingga ke akar. Ia menila
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung memeriksa sejumlah jaksa yang menangani perkara dugaan korupsi terkait Amsal Sitepu. Pemeriksaan dilakukan terha
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total utang masyarakat Indonesia pada layanan pinjaman daring (pinjol) mencapai Rp100,69 t
EKONOMI
JAKARTA Pemerintah menetapkan batas kenaikan harga tiket pesawat domestik di kisaran 9 hingga 13 persen di tengah tekanan kenaikan biaya
EKONOMI
MOJOKERTO Jaksa Penuntut Umum menuntut terdakwa kasus pembunuhan disertai mutilasi, Alvi Maulana, dengan pidana penjara seumur hidup. Tu
HUKUM DAN KRIMINAL