Usai 353 Siswa Diduga Keracunan MBG di Berastagi, BGN Pertimbangkan Test Kit di Setiap Dapur
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) mempertimbangkan penggunaan test kit di setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memastikan
NASIONAL
JAKARTA -Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa pemerintah akan terus sigap dan proaktif dalam menangani persoalan banjir yang melanda wilayah Jabodetabek.
Pemerintah berkomitmen untuk menyiapkan langkah-langkah mitigasi agar dampak banjir yang terjadi tidak semakin meluas.
Dalam konferensi pers yang digelar di kompleks Istana Kepresidenan pada Selasa (4/3/2025), AHY menyampaikan bahwa curah hujan yang tinggi menjadi salah satu penyebab utama banjir yang terjadi di sejumlah daerah di Jabodetabek.
Untuk itu, pemerintah telah melakukan komunikasi intensif dengan berbagai instansi terkait, seperti Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk menyusun dan melaksanakan langkah mitigasi yang efektif.
Langkah Mitigasi dan Perbaikan Infrastruktur
"Kami tentunya bersama dengan seluruh jajaran, khususnya Kementerian Pekerjaan Umum yang juga memiliki berbagai upaya untuk menghadirkan solusi langsung. Kami ingin mencegah lebih buruknya banjir," ujar AHY, menjelaskan langkah mitigasi yang sedang dijalankan pemerintah.
Sebagai langkah antisipasi, pemerintah juga memfokuskan perhatian pada kesiapan infrastruktur, terutama menjelang periode mudik Ramadan yang semakin dekat. Menurut AHY, infrastruktur harus dipastikan dalam kondisi siap untuk dimanfaatkan masyarakat dengan nyaman dan aman, guna menghindari dampak lebih lanjut dari bencana banjir.
Pemerintah melalui Kementerian PU, lanjut AHY, juga telah bergerak untuk melakukan pemulihan infrastruktur di berbagai daerah yang terdampak banjir. Pemulihan ini mencakup perbaikan fasilitas umum, termasuk jalan, jembatan, serta tempat ibadah seperti masjid, yang mengalami kerusakan akibat banjir.
Fokus pada Korban dan Pencegahan Bencana Lebih Buruk
Menko AHY juga menegaskan bahwa perhatian utama pemerintah saat ini adalah pada korban terdampak banjir. "Ini tanggung jawab kita semua. Mudah-mudahan dengan berbagai upaya, termasuk alat-alat yang segera kami alokasikan, bisa kita kurangi dampak bencana banjir ini," ujar AHY, menambahkan bahwa pencegahan terhadap bencana lebih buruk dan pemulihan bagi korban menjadi prioritas utama.
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) mempertimbangkan penggunaan test kit di setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memastikan
NASIONAL
JAKARTA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperbarui data korban gempa bumi bermagnitudo 7 yang mengguncang Nusa Tenggara Ti
PERISTIWA
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto memimpin upacara penurunan bendera Merah Putih dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun atau HUT ke81
NASIONAL
MEDAN Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Medan berlangsung meriah. Wali Kota Medan Rico Tri
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pemerintah menyiapkan langkah baru untuk membuat proses rekrutmen kerja di Indonesia lebih inklusif. Menteri Ketenagakerjaan Yas
EKONOMI
MEDAN Polrestabes Medan menggagalkan dugaan peredaran 622 rokok elektrik atau pod yang diduga mengandung narkotika dan dikenal dengan is
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Kepolisian Daerah Aceh menyelidiki kerusuhan yang terjadi saat kegiatan zikir akbar dan doa tolak bala di kawasan Masjid Raya
PERISTIWA
BANDA ACEH Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem tidak mengikuti upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Republik Indonesia di
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menegur Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Pematangsiantar, Subra
PEMERINTAHAN
BUTON Himpunan Pedagang Pasar Kaloko (HIPPKAL) Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, menyampaikan surat terbuka kepada Presiden Republik I
NASIONAL