Pj Sekdaprov Sumut Hadiri RDP DPRD, Timsel KPID Siap Jalankan Seleksi Komisioner
MEDAN Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara, Sulaiman Harahap, menghadiri rapat dengar pendapat (RDP) bersama K
PEMERINTAHAN
JAWA TENGAH - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sejumlah wilayah di Jawa Tengah akan mengalami hujan pada hari raya Idul Fitri 1446 Hijriah atau Lebaran tahun ini. Prakirawan BMKG Ahmad Yani Semarang Haris Syahid Hakim mengungkapkan, pada 31 Maret 2025, sebagian besar wilayah Jawa Tengah berpotensi diguyur hujan ringan hingga sedang, terutama pada siang hingga malam hari.
"Jadi untuk nanti di musim puncak ataupun di hari raya Idul Fitri kita prediksi untuk wilayah Semarang terutama untuk kota itu hujan dalam artian bisa di siang hari ataupun sore menjelang malam hari," kata Haris saat ditemui di kantornya pada Selasa (25/3/2025).
Selain Kota Semarang, beberapa daerah lain seperti Solo Raya, Cilacap, Kebumen, dan Purworejo juga berpotensi mengalami hujan pada hari yang sama. Potensi hujan lebih tinggi diperkirakan terjadi di daerah pegunungan dan Pantai Utara (Pantura), yang dipengaruhi oleh faktor orografi atau perbukitan serta angin laut.
"Secara global, hampir sebagian besar wilayah Jawa Tengah itu berpotensi mengalami hujan ringan dari siang hingga malam pada hari raya," ujar Haris menambahkan.
Hujan Berisiko Terjadi di Arus Mudik
Haris juga menyoroti prediksi cuaca selama arus mudik yang diperkirakan terjadi pada 28-30 Maret 2025. Ia mengimbau pemudik untuk selalu memeriksa cuaca sebelum bepergian, terutama mereka yang melintasi jalan tol di wilayah Pantura. Haris mengingatkan, wilayah Pantura berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang dapat mengganggu jarak pandang pengemudi dan menyebabkan jalan menjadi licin, terutama pada siang hingga sore hari.
"Jadi memang banyak hujan itu mungkin di daerah Pantura, jalur-jalur tol itu mungkin perlu diwaspadain terutama untuk di siang hingga menjelang sore. Bisa saja di beberapa titik terjadi hujan bahkan mungkin bisa sampai (intensitas) sedang ataupun lebat, tapi dalam kurun waktu yang singkat," jelas Haris.
Haris juga mengimbau kepada para pemudik dan masyarakat untuk mengecek perkembangan cuaca secara berkala melalui website BMKG atau aplikasi BMKG Info.
Peringatan untuk Wilayah Demak, Grobogan, Pati, dan Jepara
Haris mengingatkan agar pemudik yang melintasi wilayah Demak, Grobogan, Pati, dan Jepara untuk mewaspadai potensi hujan pada 31 Maret 2025. Wilayah-wilayah ini diprediksi akan terdampak cuaca hujan pada hari tersebut.
Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat mengakses informasi cuaca melalui website resmi BMKG atau aplikasi BMKG Info.
(km/n14)
MEDAN Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara, Sulaiman Harahap, menghadiri rapat dengar pendapat (RDP) bersama K
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja dalam membangun
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar memastikan peringatan Nuzulul Quran 17 Ramadan 1447 H akan dilaksanakan di Istana Negara.
AGAMA
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap alasan mengapa suami dan anak Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, tak dijerat sebagai
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan belasungkawa resmi Pemerintah Indonesia atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khame
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah tengah menyiapkan sejumlah alternatif lokasi untuk pembangunan fasilitas penyimpanan bahan bakar minyak (BBM), menyus
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto disebut menerima berbagai masukan dan kritik saat mengumpulkan para mantan presiden, wakil presiden, s
NASIONAL
JAKARTA Informasi mengenai klaim saldo gratis melalui fitur DANA Kaget kembali beredar di berbagai platform media sosial. Sejumlah ungga
EKONOMI
BANDUNG Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto mendorong penguatan penguasaan sains dan teknologi, termasuk kecerdas
SAINS DAN TEKNOLOGI
DELI SERDANG Seorang mantan personel TNI, Indra Utama, 44 tahun, diduga tewas setelah dikeroyok sejumlah petugas pengamanan perkebunan d
HUKUM DAN KRIMINAL