BREAKING NEWS
Jumat, 20 Februari 2026

Tragedi di Perairan Oebubun: Perahu Tenggelam, Mantan Bupati TTU Tewas

Adelia Syafitri - Kamis, 27 Maret 2025 11:52 WIB
Tragedi di Perairan Oebubun: Perahu Tenggelam, Mantan Bupati TTU Tewas
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

NUSA TENGGARA TIMUR -Insiden tragis terjadi di Perairan Oebubun, Desa Oepuah, Kecamatan Biboki Moenleu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (26/3/2025).

Sebuah perahu lampara yang membawa delapan orang tenggelam akibat cuaca buruk, mengakibatkan tiga orang meninggal dunia dan dua lainnya masih hilang.

Salah satu korban tewas dalam kejadian ini adalah mantan Bupati TTU dua periode (2010-2020), Raymundus Sau Fernandes.

Sementara itu, tiga orang lainnya berhasil selamat, yakni Kasmir Koa, Irenius Opat, dan Melianus Yori Betay.

Nahkoda perahu, Melianus Yori Betay, mengungkapkan bahwa mereka berangkat memancing ke Perairan Oebubun dengan delapan orang di atas perahu.

Namun, dalam perjalanan pulang, cuaca tiba-tiba berubah drastis.

Angin kencang dan hujan deras membuat air masuk ke dalam lambung kapal melalui bagian belakang.

"Saat itu air sudah masuk ke dalam lambung kapal melalui belakang (tempat mesin). Kami mencoba menguras air dengan ember, tetapi usaha kami sia-sia karena perahu semakin oleng akibat angin kencang," ujar Melianus kepada wartawan, Kamis (27/3/2025) siang.

Perahu yang terus terisi air akhirnya semakin berat, oleng, lalu tenggelam. Dalam situasi darurat, seluruh penumpang berusaha menyelamatkan diri masing-masing.

Tiga orang berhasil berenang ke tepi pantai dan ditemukan selamat pada Rabu malam, yakni Kasmir Koa, Irenius Opat, dan Melianus Yori Betay.

Lima orang lainnya dinyatakan hilang setelah kejadian.

Pada Kamis pagi, dua korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Mereka adalah Adrianus Mado dan Andreas Mado, yang ditemukan sekitar pukul 06.00 WITA.

Beberapa jam kemudian, jenazah Raymundus Sau Fernandes ditemukan mengambang di laut pada pukul 09.30 WITA.

Sementara itu, dua korban lainnya, Mus Bani (orang dewasa) dan Boy Bani (pelajar SD), masih dalam pencarian hingga saat ini.

Jenazah Adrianus Mado dan Andreas Mado telah disemayamkan di rumah duka di Wini, Kecamatan Insana Utara, sementara jenazah Raymundus Sau Fernandes dibawa ke rumah duka di Kefamenanu, ibu kota Kabupaten TTU.

Kepala Sub Seksi Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi Media Humas Polres TTU, Ipda Markus Wilco Mitang, mengungkapkan bahwa tim gabungan yang terdiri dari kepolisian, BPBD Kabupaten TTU, dan tim SAR masih terus melakukan pencarian terhadap dua korban yang hilang.

"Nanti kami akan informasikan perkembangan lebih lanjut," ujar Wilco kepada wartawan, Kamis siang.

Masyarakat sekitar pun diimbau untuk berhati-hati ketika melaut, terutama saat cuaca tidak menentu, guna menghindari kejadian serupa di masa mendatang.

(km/a)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru