Terpukau Danau Toba, Pelari 34 Negara Bilang “Ini Surga” di Trail of The Kings UTMB 2026
SAMOSIR Trail of The Kings Ultra Trail du Mont Blanc (UTMB) 2026 resmi berakhir, tapi cerita tentang keindahan Danau Toba masih terus di
OLAHRAGA
KALTIM - Sehari menjelang perayaan Idulfitri 1446 Hijriah atau Lebaran 2025, ratusan rumah di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, masih terendam banjir yang semakin meluas.
Hingga Minggu (30/3/2025) pagi, banjir yang mencapai ketinggian dua meter ini telah mengisolasi warga di empat kecamatan. Akses jalan yang terputus menyebabkan ratusan rumah dan desa terisolir.
Banjir yang terjadi pada akhir Maret 2025 ini tercatat sebagai yang terparah dalam lima tahun terakhir, memaksa warga untuk mengevakuasi hewan ternak ke tempat yang lebih aman.
Selain itu, mereka juga harus menggunakan perahu untuk menyelamatkan barang-barang berharga, karena banyak rumah yang terendam hingga dua meter.
Petugas gabungan dari BPBD Berau, Basarnas, serta TNI dan Polri terus melakukan upaya evakuasi warga yang terjebak di dalam rumah.
Namun, keterbatasan jumlah perahu karet menghambat proses evakuasi, membuat beberapa warga nekat menerjang arus deras untuk mencari tempat yang lebih aman.
Akibat banjir, fasilitas umum seperti tempat ibadah, sekolah, kantor pemerintahan, puskesmas, dan SPBU juga terendam.
Warga menghadapi kesulitan dalam mendapatkan bahan bakar, termasuk LPG tiga kilogram, karena banyak agen gas yang terdampak oleh banjir dan akses jalan yang terputus.
Kepala Desa Pegat Bukur, Suharyadi Kusuma, mengeluhkan kondisi warganya yang kesulitan mendapatkan pasokan makanan. Banyak warga yang tidak dapat memasak akibat kelangkaan gas, dan sebagian besar bantuan yang datang berupa bahan mentah.
Ia meminta pemerintah segera mendistribusikan makanan siap saji untuk membantu warga yang terisolir.
Wakil Bupati Berau, Gamali, mengakui bahwa kendala utama dalam distribusi bantuan adalah akses jalan yang terputus.
Banjir kali ini lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya, dan kelangkaan LPG menjadi masalah baru yang harus segera diatasi. Ia juga mengajak TNI dan Polri untuk mendirikan dapur umum guna memastikan warga mendapatkan makanan siap saji selama masa darurat ini.
Meskipun menghadapi kesulitan, banyak warga Berau yang hanya bisa pasrah merayakan Lebaran tahun ini dalam kondisi terendam banjir.
Pemerintah setempat dan pihak terkait berupaya untuk segera mengatasi masalah ini dan memberikan bantuan yang dibutuhkan.
(bs/n14)
SAMOSIR Trail of The Kings Ultra Trail du Mont Blanc (UTMB) 2026 resmi berakhir, tapi cerita tentang keindahan Danau Toba masih terus di
OLAHRAGA
JAKARTA Pemerintah menyatakan belum membahas usulan menjadikan gula pasir sebagai salah satu komponen dalam program bantuan pangan nasio
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan menerima putusan pengadilan terhadap mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanue
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap akan dilanjutkan meskipun menjadi salah satu tuntutan penghentian
NASIONAL
MEDAN Rupiah saat ini menjadi mata uang resmi yang digunakan masyarakat Indonesia dalam setiap aktivitas ekonomi. Namun, jauh sebelum Ru
SENI DAN BUDAYA
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah tersebut masih dalam kondisi aman dan me
EKONOMI
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) ter
EKONOMI
SEMARANG Perjalanan hidup seseorang terkadang tidak hanya ditentukan oleh satu profesi atau satu bidang yang ditekuni. Hal itu tergambar
SOSOK
JAKARTA Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., bersama Panitia Khusus (Pansus) Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dewan Perwak
PEMERINTAHAN
JAKARTA Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal S.E., M.AP., menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) II Himpunan Keluarga Besar Masyarakat Kabup
PEMERINTAHAN