Wapres Gibran Tinjau Persiapan Arus Mudik Lebaran 2026 di JMTC, Imbau Pemudik Tetap Waspada
BEKASI Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) di
NASIONAL
MYANMAR -Pemerintah Indonesia kembali meluncurkan misi kemanusiaan untuk membantu korban gempa dahsyat di Myanmar.
Sejumlah bantuan vital telah dikirim, termasuk tim medis dengan keahlian khusus, logistik, dan perlengkapan darurat. Pada Selasa (1/4/2025), Kepala BNPB, Suharyanto, mengungkapkan bahwa sebanyak 73 personel telah diberangkatkan untuk menjalankan misi tersebut.
Tim Medis dan Bantuan Logistik Siap Dikirim
Menurut Suharyanto, tim yang dikirim terdiri dari berbagai pihak dengan keahlian masing-masing.
Tim ini mencakup dokter spesialis hingga tenaga medis umum untuk memberikan bantuan medis segera bagi para korban yang membutuhkan perawatan intensif.
Di antaranya, tim tersebut mencakup dokter ortopedi, dokter umum, serta dukungan obat-obatan yang dihimpun oleh Kementerian Kesehatan.
"Kami sudah mempersiapkan tim EMT (Emergency Medical Team) yang lengkap, dengan dukungan obat-obatan dari pemerintah maupun swasta.
Kami juga sudah mengirimkan logistik berupa shelter dan perlengkapan lainnya untuk mendukung korban yang membutuhkan tempat tinggal sementara," ungkap Suharyanto.
Selain itu, pemerintah Indonesia juga telah mengirimkan bantuan logistik berupa tenda dan peralatan lainnya, yang dimuat dalam dua pesawat Hercules dan satu pesawat Boeing.
Bantuan ini termasuk perlengkapan makanan dan shelter untuk memenuhi kebutuhan mendesak para korban bencana di Myanmar.
Tim bantuan dari Indonesia dipastikan akan berkoordinasi dengan otoritas Myanmar untuk memastikan distribusi bantuan sampai ke lokasi yang tepat.
Indonesia memutuskan untuk tidak mendarat di Yangon, mengingat jarak yang jauh dari pusat bencana.
Sebagai gantinya, bantuan diarahkan ke bandara Naypyidaw yang lebih dekat dengan lokasi bencana.
Meskipun situasi keamanan di Myanmar tidak sepenuhnya stabil, Suharyanto memastikan bahwa Naypyidaw dan Yangon saat ini relatif aman.
Pemerintah Indonesia juga merencanakan pengiriman lebih banyak tim dan bantuan.
Pada Kamis (3/4/2025), tim kesehatan tambahan dengan jumlah 135 orang akan diberangkatkan untuk melanjutkan upaya bantuan kemanusiaan di Myanmar.
Bantuan dari Indonesia sangat dihargai oleh pemerintah Myanmar, yang menyambut dengan tangan terbuka bantuan dari luar negeri, terutama dalam menghadapi dampak dari gempa yang menghancurkan.*
(d/n14)
BEKASI Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) di
NASIONAL
JAKARTA Kurnia Royani, salah satu tersangka dalam kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke7 Joko Widodo (Jokowi), melontarkan kritik keras
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengumumkan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ditujukan untuk anak
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution, melaksanakan aksi sosial dengan membagikan ratusan bingkisan sembako dan Tunjanga
NASIONAL
JAKARTA Dokter Tifauzia Tyassuma, atau yang akrab disapa Dokter Tifa, mengungkapkan keputusannya untuk menarik diri sejenak dari polemik
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Anggota Komisi III DPR RI, Mangihut Sinaga, SH, MH, menggelar kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Aula Pendopo Giri Moyo,
NASIONAL
JAKARTA Sebuah survei terbaru yang dilakukan oleh Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Univers
EKONOMI
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa Indonesia membuka peluang impor minyak dari berb
EKONOMI
TABANAN Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Tabanan mengimbau seluruh masyarakat untuk segera mengurus proses Balik Nama (Peralihan Hak
NASIONAL
MEDAN Polisi akhirnya mengungkapkan motif di balik tindak pidana pembunuhan yang dilakukan oleh Syawal Ardiansyah Nasution (22), yang me
HUKUM DAN KRIMINAL