Tragedi Kapal Tenggelam di Perairan Pulau Pangkor, Malaysia: 7 WNI Tewas, 7 Lainnya Masih Hilang
JAKARTA Tujuh warga negara Indonesia (WNI) dilaporkan meninggal dunia setelah kapal yang mereka tumpangi tenggelam di perairan Pulau Pan
PERISTIWA
BINJAI — Anggota Komisi III DPR RI, Mangihut Sinaga, SH, MH, menggelar kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Aula Pendopo Giri Moyo, Rumah Makan Punokawan, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai, pada Selasa (17/3/2026).
Kegiatan yang mengusung tema pentingnya pemahaman Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika tersebut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, mahasiswa, kader Partai Golkar, hingga masyarakat umum yang antusias mengikuti acara.
Sosialisasi ini merupakan bagian dari program penguatan nilai-nilai kebangsaan yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap dasar-dasar kehidupan berbangsa dan bernegara, serta memperkokoh persatuan di tengah keberagaman.Baca Juga:
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Koordinator kegiatan, Rizki Mardhatillah, yang menyampaikan terima kasih kepada Mangihut Sinaga atas kehadirannya dan komitmennya dalam menyebarluaskan nilai-nilai 4 Pilar Kebangsaan.
Dalam pemaparannya, Mangihut Sinaga menegaskan bahwa 4 Pilar Kebangsaan—Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika—merupakan fondasi yang harus dijaga oleh seluruh rakyat Indonesia.
"Empat pilar ini bukan sekadar konsep atau teori, tetapi pedoman hidup bagi seluruh rakyat Indonesia. Pancasila sebagai dasar negara, UUD 1945 sebagai konstitusi, NKRI sebagai bentuk negara, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan persatuan, harus terus kita jaga dan amalkan dalam kehidupan sehari-hari," tegas Mangihut.
Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mengingatkan generasi muda akan pentingnya menjaga keberagaman yang menjadi kekuatan dalam mempererat solidaritas sosial.
Mangihut menyampaikan bahwa meskipun Indonesia memiliki perbedaan suku, agama, budaya, dan bahasa, keberagaman tersebut harus dijadikan kekuatan untuk memperkokoh persatuan dan keutuhan NKRI.
Selain membahas 4 Pilar Kebangsaan, Mangihut Sinaga juga menyoroti masalah penting lainnya yang tengah mengancam masa depan bangsa: penyalahgunaan narkoba.
Mangihut mengingatkan bahwa narkoba adalah salah satu ancaman serius yang dapat merusak generasi muda dan membahayakan keutuhan bangsa.
"Penyalahgunaan narkoba adalah ancaman nyata bagi generasi muda kita. Jika generasi muda rusak karena narkoba, maka masa depan bangsa juga ikut terancam. Oleh karena itu, menjaga diri dari narkoba merupakan bagian dari tanggung jawab kita dalam menjaga nilai-nilai Pancasila dan keutuhan NKRI," ujar Mangihut.
Sebagai anggota Komisi III DPR RI yang membidangi hukum dan penegakan hukum, Mangihut menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mendukung pemberantasan narkoba.
JAKARTA Tujuh warga negara Indonesia (WNI) dilaporkan meninggal dunia setelah kapal yang mereka tumpangi tenggelam di perairan Pulau Pan
PERISTIWA
AGAM Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Barat menggagalkan upaya penyelundupan 150 kilogram ganja yang diduga berasal dar
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Direktur Utama PT Prima Alloy Steel Universal (PASU) Tbk, Djoko Sutrisno, menyatakan dirinya menjadi korban kriminalisasi perdata
HUKUM DAN KRIMINAL
NIAS BARAT Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria diduga anggota DPRD Kabupaten Nias Barat menghisap sabu beredar dan viral di me
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto menyoroti praktik sebagian pengusaha yang mengekspor komoditas sumber daya alam seperti kelapa sawi
EKONOMI
JAKARTA Kerusuhan Mei 1998 tercatat sebagai salah satu peristiwa paling kelam dalam sejarah politik Indonesia modern. Peristiwa yang ber
SENI DAN BUDAYA
SAMARINDA Puluhan tokoh senior yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Kalimantan Timur (MPKT) berencana menemui Presiden RI Prabowo Subi
NASIONAL
SURABAYA Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tembok Dukuh, Kecamatan Bubutan, Surabaya, melangga
PERISTIWA
DENPASAR Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali, Ida Bagus Gde Wesnawa Punia, menekankan pentingny
PENDIDIKAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyebut Kota Medan memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi kota metropolitan ber
PEMERINTAHAN