BREAKING NEWS
Rabu, 04 Maret 2026

Ricuh di Kampus Darma Agung: Warga dan Mahasiswa Saling Lempar!

- Jumat, 11 April 2025 19:49 WIB
Ricuh di Kampus Darma Agung: Warga dan Mahasiswa Saling Lempar!
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN -Bentrokan antara sekelompok mahasiswa dan warga terjadi di Jalan Mataram, Kelurahan Petisah Hulu, Kecamatan Medan Baru, Jumat sore (11/4).

Akibat kericuhan ini, dua orang mengalami luka, satu di antaranya telah melaporkan kejadian ke Polsek Medan Baru.

Kepala lingkungan IX Petisah Hulu, Kisur, menjelaskan bahwa keributan dipicu oleh persoalan sepele, yakni larangan bermain bola di sekitar area kampus.

"Awalnya anak-anak remaja main bola di lingkungan kampus Darma Agung. Karena dilarang, mereka pindah dan melewati kampus lain. Saat lewat, mereka lihat mahasiswa juga main bola, saling tatap, saling tanya, lalu terjadi dorong-dorongan," jelas Kisur.

Perselisihan kecil itu memuncak saat salah satu remaja memanggil warga sekitar. Warga pun berdatangan, yang kemudian membuat situasi tidak terkendali hingga terjadi aksi saling lempar antara warga dan mahasiswa.

"Karena dorong-dorongan itu, warga saya manggil orang kampung. Datang ke sini, jadi lah ribut itu," imbuhnya.

Akibat bentrokan tersebut, dua orang mengalami luka. Seorang warga bernama Arif mengalami bengkak di kepala dan telah membuat laporan ke polisi.

Sementara seorang mahasiswa yang belum diketahui identitasnya disebut mengalami luka bocor di bagian kepala.

"Kalau mahasiswa kepalanya bocor. Kalau warga saya kepalanya bengkak," ujar Kisur.

Aparat dari TNI, Polri, dan pihak kelurahan langsung turun ke lokasi untuk meredam bentrokan. Saat ini, situasi di kawasan tersebut telah kembali kondusif.

"Sudah kondusif, ini sedang kita tengah," kata Kisur menutup keterangannya.

Peristiwa ini menambah catatan konflik sosial perkotaan di Kota Medan, khususnya yang melibatkan kelompok pemuda dan warga.

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru