Tragis! Pria Tewas Tertemper Kereta Api di Simalungun
SIMALUNGUN Seorang pria bernama Heri Irawan (24) ditemukan tewas dengan kondisi tubuh rusak parah setelah tertemper kereta api di perlin
PERISTIWA
BEKASI - Warga Kota Bekasi, Jawa Barat, hingga sebagian wilayah di Jakarta Timur dikejutkan oleh bau menyengat mirip gas yang tercium sejak Jumat malam (18/4).
Bau yang dideskripsikan seperti kebocoran gas LPG ini menimbulkan kepanikan di sejumlah titik permukiman warga.
Menanggapi kejadian ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi langsung turun tangan. Tim BPBD melakukan pengecekan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Bekasi untuk menyelidiki kemungkinan pencemaran limbah sebagai sumber bau.
"Pagi ini tim BPBD juga sedang mencoba monitoring DAS sungai Kali Bekasi untuk melihat apakah terjadi pencemaran limbah di Kali Bekasi yang menimbulkan bau," kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Bekasi, Priadi Santoso, Sabtu (19/4).
Namun hingga pagi ini, BPBD belum dapat mengidentifikasi penyebab pasti dari bau menyengat tersebut.
"Sampai dengan pagi ini kami belum mendapatkan penyebab timbulnya bau," lanjut Priadi.
Sebagai langkah antisipasi, BPBD Kota Bekasi telah menyiagakan ambulans di beberapa titik jika ada warga yang mengalami gangguan kesehatan atau membutuhkan evakuasi. Meski demikian, hingga saat ini belum ada warga yang harus dievakuasi.
Priadi juga menambahkan bahwa pihaknya telah menjalin komunikasi dengan Perusahaan Gas Negara (PGN) untuk memastikan apakah bau tersebut berasal dari jaringan gas.
"Kami terus coba komunikasi dengan pihak PGN wilayah Kota Bekasi, mereka juga sedang melakukan koordinasi wilayah," ujarnya.
Bau menyengat tersebut dilaporkan oleh warga melalui media sosial, termasuk platform X (Twitter). Beberapa warga mengaku bau gas begitu kuat hingga membuat pusing.
"Iya, kayak gas LPG yang bocor gitu, tapi ini lebih pekat. Sampai puyeng gue," ujar Agmal Salim, warga Jakasampurna, Kota Bekasi.
Hal senada disampaikan oleh Jovita Irene, warga Taman Galaxy. Ia mengira bau berasal dari kendaraannya, namun ternyata bau juga tercium hingga ke dalam rumah.
"Saya pikir bensin mobil bocor, ternyata bau juga sampai ke dalam rumah," ungkap Jovita.
BPBD masih terus melakukan pemantauan dan penyelidikan lanjutan untuk menemukan sumber bau yang meresahkan ini. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, menggunakan masker jika diperlukan, serta segera melapor jika mengalami gejala seperti pusing, mual, atau sesak napas.*
(kp/J006)
SIMALUNGUN Seorang pria bernama Heri Irawan (24) ditemukan tewas dengan kondisi tubuh rusak parah setelah tertemper kereta api di perlin
PERISTIWA
JAKARTA Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengimbau umat Islam menyikapi perbedaan awal puasa Ramadan 1447 Hij
AGAMA
JAKARTA Eks penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Yudi Purnomo Harahap, menegaskan bahwa mantan Presiden RI ke7, Joko Widodo (Jo
POLITIK
JAKARTA Apple mulai menapaki langkah nyata dalam menghadirkan enkripsi endtoend (E2EE) untuk pesan RCS di iPhone. Dukungan ini hadir p
SAINS DAN TEKNOLOGI
GIANYAR Menyambut Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, Kapolres Gianyar AKBP Chandra C. Kesuma melakukan kunjungan silaturahmi ke sejumlah ru
NASIONAL
TAPANULI SELATAN Aktivitas pengambilan sampel air Sungai Batang Toru oleh PT Agincourt Resources menuai sorotan warga. Sejumlah masyarak
HUKUM DAN KRIMINAL
DELI SERDANG Satuan Reserse Narkoba Polresta Deli Serdang menggagalkan peredaran sabu seberat 6,38 kilogram dan menangkap seorang pria b
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Dewan Pimpinan Wilayah Syarikat Islam (SI) Sumatera Utara menyatakan dukungannya terhadap program Pemerintah Provinsi Sumatera Uta
NASIONAL
TAPTENG Pemerintah Kabupaten Kabupaten Tapanuli Tengah menggelar rapat koordinasi penetapan masa tanggap darurat bencana sekaligus sosia
PEMERINTAHAN
MEDAN Pembangunan gedung permanen lima Sekolah Rakyat di Sumatera Utara (Sumut) tahap dua masih berjalan lambat. Persentase pengerjaan s
NASIONAL