Jelang Idulfitri, Korem 011/Lilawangsa Salurkan 2 Ton Zakat untuk Warga Lhokseumawe
LHOKSEUMAWE Menjelang akhir Ramadan 1447 Hijriah, pengurus Amil Zakat Masjid AlFitrah Korem 011/Lilawangsa menyalurkan zakat fitrah dan
NASIONAL
MEDAN -Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menegaskan bahwa fenomena semburan lumpur panas di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) bukan disebabkan oleh aktivitas manusia ataupun perusahaan, melainkan murni akibat faktor alam.
Pernyataan tersebut disampaikan Bobby usai rapat koordinasi pengelolaan pertanahan dan tata ruang bersama Menteri ATR/BPN Nusron Wahid di Kantor Gubernur Sumut, Rabu (7/5).
Ia menyebutkan bahwa hasil penelitian dari Kementerian ESDM dan Dirjen ESDM menunjukkan semburan tersebut merupakan dampak dari retakan alami dalam tanah yang masih menyimpan potensi gas panas bumi.
"Dari hasil penelitian mereka, itu bukan karena ulah manusia atau sebuah perusahaan, melainkan disebabkan karena fenomena alam," tegas Bobby.
Namun, untuk persoalan ganti rugi terhadap warga yang terdampak, Bobby mengatakan pihaknya masih akan mendiskusikannya lebih lanjut bersama Bupati Madina, H. M. Ja'far Sukhairi Nasution.
"Untuk ganti rugi belum ada pembahasan, karena ini kejadian alam. Kecuali akibat aktivitas manusia atau perusahaan, itu baru bisa dibicarakan," tambahnya.
Sebelumnya, sebuah video viral di media sosial menunjukkan semburan lumpur panas di Desa Roburan Dolok, Kecamatan Penyabungan Selatan, yang memicu kekhawatiran warga.
Dalam video tersebut terlihat semburan lumpur dengan kabut tebal serta gelembung-gelembung panas yang muncul tak jauh dari lokasi pengeboran PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP).
Video tersebut memunculkan dugaan adanya kaitan antara semburan dan aktivitas perusahaan panas bumi.
Warga mengaku kehilangan lahan produktif mereka akibat semburan yang terus meluas.
Organisasi Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sumut menuding adanya pelanggaran HAM dan mendesak pemerintah serta aparat penegak hukum untuk menghentikan aktivitas PT SMGP serta mencabut izinnya.
"Kami meminta izin PT SMGP dicabut dan aktivitas dihentikan karena diduga menyebabkan kerusakan lingkungan serta mengganggu kehidupan warga," tegas Direktur WALHI Sumut, Rianda Purba.
Menanggapi tuduhan tersebut, PT SMGP membantah keterlibatan mereka dalam semburan lumpur panas itu.
Corporate Communication Manager PT SMGP, Agung Iswara, menyatakan bahwa titik manifestasi yang muncul tidak berada di area pengeboran aktif perusahaan dan tidak ada aktivitas produksi sejak 2017.
"Sumur-sumur di Pad-E tidak bertekanan dan belum pernah mengalirkan fluida panas bumi. Manifestasi ini merupakan fenomena alam yang telah dikenal warga sejak 2021," ujar Agung.
Ia menambahkan bahwa semburan tersebut merupakan interaksi alami antara air tanah dan batuan panas, yang umum terjadi di wilayah berpotensi panas bumi.*
(tm/a008)
LHOKSEUMAWE Menjelang akhir Ramadan 1447 Hijriah, pengurus Amil Zakat Masjid AlFitrah Korem 011/Lilawangsa menyalurkan zakat fitrah dan
NASIONAL
DENPASAR Sebanyak 52 personel gabungan dari Kepolisian Daerah Bali dikerahkan untuk mengamankan pelaksanaan malam takbiran di Masjid Ukh
NASIONAL
DENPASAR Kepolisian Daerah Bali mengerahkan puluhan personel dalam rangka pengamanan malam takbiran menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H
NASIONAL
DENPASAR Kepolisian Daerah Bali mengerahkan puluhan personel untuk mengamankan pelaksanaan malam takbiran menjelang Hari Raya Idulfitri
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Kepolisian Resor Padangsidimpuan melalui Satuan Intelkam melakukan pemantauan intensif terhadap harga dan ketersediaan b
EKONOMI
JAKARTA Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama Partai Buruh menanggapi wacana pemerintah mengenai penerapan kebijakan work
NASIONAL
JAKARTA Facebook, yang kini berada di bawah payung Meta, meluncurkan program baru bernama Creator Fast Track yang menawarkan bayaran hingg
SAINS DAN TEKNOLOGI
WASHINGTON D.C. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengonfirmasi pada Kamis (19/3/2026) bahwa dirinya telah memperingatkan Perda
INTERNASIONAL
ACEH BESAR Tiga doa Malaikat Jibril yang diaminkan oleh Nabi Muhammad SAW menjadi renungan mendalam bagi umat Islam di penghujung bulan Ra
AGAMA
OlehMarsudin Nainggolan.ADA satu jenis hukuman yang tidak pernah dijatuhkan di ruang sidang, tetapi dampaknya bisa jauh lebih panjang dari
OPINI