Terpukau Danau Toba, Pelari 34 Negara Bilang “Ini Surga” di Trail of The Kings UTMB 2026
SAMOSIR Trail of The Kings Ultra Trail du Mont Blanc (UTMB) 2026 resmi berakhir, tapi cerita tentang keindahan Danau Toba masih terus di
OLAHRAGA
SAMOSIR— Tragedi menyelimuti perairan Danau Toba setelah tiga remaja yang masih berstatus pelajar SMA ditemukan tewas tenggelam saat menyelam untuk mencari ikan menggunakan alat tembak (spear gun) di kawasan Pelabuhan Ferry Onan Runggu, Kabupaten Samosir, Sabtu (17/5/2025) malam.
Ketiga korban diketahui bernama Bryan Gabriel Samosir (18), Rinaldi Laurensius Samosir (17), dan Riequel Afrian Hutagaol (18), yang merupakan siswa SMAN 1 Onan Runggu, Samosir.
Mereka diduga tenggelam saat berburu ikan di danau pada malam hari.
Kronologi Kejadian
Menurut keterangan Kasat Reskrim Polres Samosir, AKP Edward Sidauruk, insiden bermula saat lima pemuda dari Desa Onan Runggu menyelam di perairan Danau Toba sekitar pukul 19.30 WIB.
Bryan Samosir menjadi orang pertama yang turun ke danau pada pukul 22.25 WIB.
"Namun hingga pukul 23.30 WIB, korban BS tidak muncul ke permukaan dan menghilang dari pantauan teman-temannya," ujar AKP Edward, Minggu (18/5/2025) malam.
Dua rekannya, Rieguel dan Rinaldi, lantas ikut menyelam untuk mencari Bryan dengan menggunakan senter.
Namun, keduanya juga tak kunjung kembali ke permukaan.
Salah seorang saksi, Johannes Samosir, mencoba melakukan penyelaman namun tidak berhasil menemukan ketiganya.
Ia bersama tiga rekan lainnya kemudian melaporkan peristiwa ini ke warga dan diteruskan ke Polsek Onan Runggu.
Proses Pencarian oleh SAR
Mendapat laporan, Polres Samosir segera berkoordinasi dengan Tim Rescue Pos SAR Parapat.
Pencarian pun dilakukan sejak pagi hingga sore hari.
Koordinator Pos SAR Parapat, Hisar Turnip, mengatakan korban pertama, Riequel, ditemukan sekitar pukul 12.30 WIB.
Disusul penemuan jenazah Bryan pada pukul 14.05 WIB dan terakhir, Rinaldi ditemukan pukul 15.50 WIB.
"Ketiga korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kedalaman 3 hingga 5 meter dan langsung dievakuasi ke Puskesmas Onan Runggu," jelas Hisar.
AKP Edward Sidauruk mengimbau masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak sembarangan melakukan aktivitas penyelaman di Danau Toba.
Ia menegaskan, danau tersebut memiliki risiko tinggi seperti arus tak terduga, kedalaman ekstrem, dan keberadaan tumbuhan air yang berbahaya.
Jenazah ketiga pelajar telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman di kampung halaman mereka di Desa Onan Runggu.
Peristiwa ini menambah daftar panjang korban jiwa di Danau Toba dan menjadi peringatan akan pentingnya keselamatan saat beraktivitas di perairan terbuka, terlebih saat malam hari tanpa peralatan keselamatan memadai.*
(tm/a008)
SAMOSIR Trail of The Kings Ultra Trail du Mont Blanc (UTMB) 2026 resmi berakhir, tapi cerita tentang keindahan Danau Toba masih terus di
OLAHRAGA
JAKARTA Pemerintah menyatakan belum membahas usulan menjadikan gula pasir sebagai salah satu komponen dalam program bantuan pangan nasio
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan menerima putusan pengadilan terhadap mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanue
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap akan dilanjutkan meskipun menjadi salah satu tuntutan penghentian
NASIONAL
MEDAN Rupiah saat ini menjadi mata uang resmi yang digunakan masyarakat Indonesia dalam setiap aktivitas ekonomi. Namun, jauh sebelum Ru
SENI DAN BUDAYA
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah tersebut masih dalam kondisi aman dan me
EKONOMI
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) ter
EKONOMI
SEMARANG Perjalanan hidup seseorang terkadang tidak hanya ditentukan oleh satu profesi atau satu bidang yang ditekuni. Hal itu tergambar
SOSOK
JAKARTA Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., bersama Panitia Khusus (Pansus) Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dewan Perwak
PEMERINTAHAN
JAKARTA Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal S.E., M.AP., menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) II Himpunan Keluarga Besar Masyarakat Kabup
PEMERINTAHAN