Progres Pembangunan Sekolah Rakyat di Sumut Masih di Bawah 10 Persen, Target Rampung Juni 2026
MEDAN Pembangunan gedung permanen lima Sekolah Rakyat di Sumatera Utara (Sumut) tahap dua masih berjalan lambat. Persentase pengerjaan s
NASIONAL
KALIMANTAN UTARA– Ratusan warga adat Dayak Agabag dari beberapa desa di Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan, menggelar aksi protes di kantor PT Bulungan Hijau Perkasa (BHP) pada Senin (19/5/2025).
Mereka menolak tuduhan penyerobotan lahan yang dialamatkan kepada lima warga, termasuk Kepala Desa, serta mengecam dugaan kriminalisasi dan perampasan tanah adat yang sudah mereka tempati secara turun-temurun.
Pemanggilan lima warga adat tersebut berdasarkan tuduhan pelanggaran UU Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan dianggap tidak masuk akal oleh masyarakat.
Tokoh adat Dayak Agabag, Nick Berdy, menegaskan bahwa wilayah adat mereka telah dihuni lebih dari 2.500 tahun, jauh sebelum perusahaan kelapa sawit masuk ke wilayah tersebut.
Ekspansi perkebunan sawit telah merambah 13 dari 16 kecamatan di Kabupaten Nunukan dengan total 210.700 hektare lahan, termasuk tanah adat yang selama ini digunakan untuk pertanian, perumahan, dan kegiatan budaya masyarakat adat.
Nick Berdy menuturkan bahwa masyarakat adat memiliki hak atas tanah dan sumber daya alam berdasarkan hukum dan peradilan adat, serta kewajiban untuk melestarikan nilai-nilai leluhur seperti keseimbangan, kedamaian, dan kekeluargaan.
Namun, menurut Nick, konflik muncul ketika perusahaan sawit PT BHP dan PT Karang Juang Hijau Lestari (KHL) yang mendapatkan konsesi Hak Guna Usaha (HGU), berupaya menguasai tanah adat tanpa melibatkan masyarakat dalam proses penerbitan HGU tersebut.
Warga adat mengaku mulai mengalami intimidasi sejak 2011, berupa interogasi, penangkapan, dan pelaporan pidana atas tuduhan penyerobotan lahan.
"Perusahaan sawit sangat rakus atas tanah kami. Mereka melakukan intimidasi, kekerasan, dan kriminalisasi untuk mengusir kami dari kebun dan rumah kami sendiri," kata Nick.
Perusahaan juga diduga menggunakan aparat keamanan seperti Polisi dan TNI untuk menekan masyarakat agar menyerahkan lahan.
Masyarakat adat Dayak Agabag telah menempuh jalur hukum dan administratif, termasuk melapor ke Pemerintah Daerah, DPRD Nunukan, dan Wakil Menteri ATR/BPN, namun belum ada penyelesaian konkret.
Nick memperingatkan, jika tuduhan kriminalisasi tidak dicabut dan permohonan enclave tanah adat tidak diproses, aksi protes selanjutnya akan lebih besar.
Dalam aksi tersebut, warga menuntut penghentian intimidasi, penyelesaian konflik melalui musyawarah yang humanis, pengakuan hak atas tanah, serta agar aparat keamanan melindungi bukan mengintimidasi masyarakat adat.
Perwakilan PT BHP yang menemui pendemo menyampaikan apresiasi atas aksi damai dan berjanji menyampaikan aspirasi warga kepada pimpinan perusahaan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak perusahaan sawit masih belum memberikan pernyataan resmi terkait konflik yang terjadi.*
(km/a008)
MEDAN Pembangunan gedung permanen lima Sekolah Rakyat di Sumatera Utara (Sumut) tahap dua masih berjalan lambat. Persentase pengerjaan s
NASIONAL
JAKARTA Pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul, Jamaluddin Ritonga, menyoroti pernyataan Presiden ke7 RI, Joko Widodo,
POLITIK
ASAHAN Anggota DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung turun langsung mendampingi orang tua korban dugaan pelecehan seksual yang dilakukan ole
NASIONAL
JAKARTA Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa sidang isbat tetap menjadi mekanisme resmi pemerintah dalam menetapkan awal Ramad
NASIONAL
JAKARTA Ketua Umum Pimpinan Pusat Haedar Nashir Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengimbau umat Islam menyikapi perbedaan awal Ramadan 1447
NASIONAL
ACEH TAMIANG Menjelang bulan suci Ramadhan, sebanyak 6.052 penyintas banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, masih tinggal di t
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili kepada seluruh masyarakat Indonesia yang merayakan,
NASIONAL
BINJAI Dewan Pimpinan Cabang Jam&039iyah Batak Muslim Indonesia (JBMI) Kota Binjai mengajak umat Muslim meningkatkan kekhusyukan dan k
NASIONAL
JAKARTA Harga emas dunia melemah pada perdagangan Selasa, 17 Februari 2026, di tengah meredanya ketegangan geopolitik dan penguatan dola
EKONOMI
MEDAN Ketua Umum DPP Rungguan Purba Tambak Boru Panogolan Indonesia (RPTBP) Pdt Rumanja Purba menyerukan seluruh keluarga besar Purba Ta
NASIONAL