Menlu Sugiono: Iuran Dewan Perdamaian Digunakan untuk Rekonstruksi Gaza
JAKARTA Menteri Luar Negeri Sugiono menyatakan iuran anggota Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) akan dialokasikan salah satunya
POLITIK
PALANGKA RAYA — Banjir melanda lima daerah di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) sejak pertengahan November 2024. Curah hujan yang tinggi sejak bulan Oktober lalu menjadi penyebab utama terjadinya bencana ini, dengan beberapa wilayah dilaporkan terendam selama lebih dari dua pekan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kalteng, Ahmad Toyib, mengonfirmasi bahwa banjir terjadi di Kota Palangka Raya, Kabupaten Pulang Pisau, Kabupaten Kapuas, Kabupaten Kotawaringin Timur, dan Kabupaten Katingan. Berdasarkan laporan BPBD setempat, hingga Rabu (11/12/2024), banjir menggenangi permukiman warga, merusak fasilitas umum, serta mengganggu aktivitas masyarakat di berbagai wilayah.Banjir di Kota Palangka Raya telah berlangsung sejak 23 November 2024, dan saat ini masih belum menunjukkan tanda-tanda surut. Banjir melanda 18 kelurahan di beberapa kecamatan, seperti Jekan Raya, Bukit Batu, Pahandut, dan Sebangau. Sebanyak 8.229 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 28.514 jiwa terdampak, dengan 3.905 rumah terendam. Selain itu, 66 fasilitas umum dan 3 unit sarana pendukung juga mengalami kerusakan.Di Kabupaten Pulang Pisau, banjir sudah terjadi sejak 26 November 2024, menggenangi satu kecamatan dan dua desa, yakni Desa Tanjung Taruna dan Desa Tumbang Nusa. Sekitar 158 KK terdampak banjir, dengan 158 unit rumah terendam.
Sementara itu, di Kabupaten Kapuas, banjir sudah berlangsung sejak 28 November 2024, melanda empat kecamatan dan 27 kelurahan/desa. Total masyarakat yang terdampak di Kapuas mencapai 8.300 KK atau sekitar 22.629 jiwa. Banjir ini juga merusak 272 fasilitas umum dan merendam 4.783 rumah warga.Kabupaten Kotawaringin Timur juga tidak luput dari banjir. Sejak 6 Desember 2024, banjir melanda satu kecamatan, yakni Kecamatan Mentaya Hilir. Meskipun tidak ada laporan korban jiwa, 95 unit rumah terendam banjir, dan 18 fasilitas umum mengalami kerusakan.Sementara itu, di Kabupaten Katingan, banjir mulai terjadi pada 9 Desember 2024, melanda satu desa di Kecamatan Mendawai, yaitu Desa Tumbang Bulan. Meskipun hanya 14 KK yang terdampak, tidak ada laporan rumah yang terendam, namun warga di desa tersebut tetap merasakan dampak dari genangan air yang terjadi. (JOHANSIRAIT)
JAKARTA Menteri Luar Negeri Sugiono menyatakan iuran anggota Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) akan dialokasikan salah satunya
POLITIK
NIAS SELATAN Kasus dugaan korupsi Dana Dacil di Nias Selatan hingga kini masih berputarputar di meja penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari)
HUKUM DAN KRIMINAL
BADUNG Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai menindak tegas seorang warga negara Korea Selatan berinisial CHK (56) dengan melakuk
HUKUM DAN KRIMINAL
DENPASAR Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui Regional Office (RO) Denpasar menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) 2025 sebagai forum s
EKONOMI
JAKARTA Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer alias Noel, kembali menjadi sorotan setelah menyatakan siap dihukum mati
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Polda Sumatera Utara (Sumut) segera menetapkan tersangka dalam kasus dugaan kredit fiktif senilai Rp 30 miliar di Bank Mandiri cab
HUKUM DAN KRIMINAL
SOLO Sidang gugatan ijazah Presiden Joko Widodo, yang diajukan melalui mekanisme citizen lawsuit, kembali menjadi sorotan publik. Pekan
POLITIK
MEDAN Almuqarrom Natapradja, mantan Camat Medan Maimun, resmi dicopot dari jabatannya setelah terbukti menyalahgunakan Kartu Kredit Peme
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Sebuah video yang memperlihatkan aksi arogan pasangan pengendara motor viral di media sosial. Sejoli tersebut terekam merokok sam
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA DPR RI menegaskan komitmennya untuk terus mengawasi kinerja Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) setelah rapat paripurna
POLITIK