Iran Tutup Selat Hormuz, Ketegangan Timur Tengah Kembali Memuncak
TEHERAN Situasi geopolitik di Timur Tengah kembali memanas setelah Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz untuk seluruh lalu lintas kap
INTERNASIONAL
BANDUNG — Atlet Mixed Martial Arts (MMA) nasional asal Pematangsiantar, Ronald Mastrana Siahaan, menyampaikan kekecewaannya secara terbuka terhadap Walikota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, terkait sikap dan pernyataan yang dianggap menjatuhkan semangat atlet muda di kota tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Ronald usai memenangkan laga perebutan gelar juara Divisi Lightweight One Pride MMA, dengan mengalahkan Alan Darmawan Lolo melalui kemenangan angka di GOR C-TRA Arena, Bandung, Sabtu (14/6/2025).
Dalam video yang viral di media sosial dan diunggah melalui akun Instagram pribadinya @ronald_siahaan_16, Ronald mengungkapkan bahwa juniornya, Ajai Pasaribu, sempat meminta dukungan dari Walikota.
Namun, alih-alih memberi semangat, sang kepala daerah justru menyarankan untuk berhenti menjadi atlet karena dianggap tak menghasilkan uang.
"Saya sangat kecewa. Bukannya mendukung, justru junior saya diminta berhenti jadi atlet. Bahkan disuruh kerja di rumah walikota. Ini sangat menyakitkan bagi kami para pejuang olahraga," kata Ronald dalam video tersebut.
Ronald menyebut ucapan Walikota tersebut sebagai tamparan bagi para atlet yang selama ini berjuang mengharumkan nama daerah.
Ia menilai pernyataan itu justru mengubur harapan para atlet muda di Pematangsiantar yang ingin meniti karier profesional di dunia olahraga.
"Tolong, kata-kata bapak itu dicabut dalam-dalam. Kami berdarah-darah di arena, kami butuh dukungan, bukan diremehkan," tegas Ronald, penuh emosi.
Ronald pun menegaskan bahwa atlet seharusnya mendapat penghargaan dan perhatian dari kepala daerah, bukan justru dilemahkan dengan pandangan sempit soal uang dan pekerjaan.
"Kami ingin bertemu dengan pemimpin daerah, bukan untuk meminta-minta, tapi karena kami bangga membawa nama kota ini. Tapi kalau masa depan atlet dianggap tidak ada, maka mati sudah olahraga di kota ini," imbuhnya.
Dalam pernyataannya, Ronald juga meminta kepada Walikota Pematangsiantar untuk lebih menghargai perjuangan para atlet yang telah mengharumkan nama daerah, baik di kancah nasional maupun internasional.
"Saya mohon, tolong hargai atlet Indonesia. Di mana pun mereka berada, mereka adalah kebanggaan bangsa," tutup Ronald.
Hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari pihak Pemerintah Kota Pematangsiantar maupun Walikota Wesly Silalahi terkait pernyataan tersebut.*
(vv/a008)
TEHERAN Situasi geopolitik di Timur Tengah kembali memanas setelah Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz untuk seluruh lalu lintas kap
INTERNASIONAL
JAKARTA Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) menyambut positif kebijakan pemerintah terkait penerapan anggaran m
OLAHRAGA
MEDAN Kebakaran hebat melanda sebuah pabrik plastik dan mainan yang berada di Jalan Ladang, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Sabtu (20
PERISTIWA
BANDA ACEH Tokoh masyarakat Aceh, Suryadi Djamil, M.I.Kom atau yang akrab disapa Om Sur, mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat A
AGAMA
MEDAN Kebakaran hebat melanda empat kapal ikan yang sedang bersandar di dermaga Jalan Gabion, Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Bela
PERISTIWA
JAKARTA Pengamat politik senior Boni Hargens menilai pelibatan personel Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam jabatan sipil merupa
POLITIK
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I tahun 2026 mencapai 5,61 persen seca
EKONOMI
JAKARTA Oditurat Militer II07 Jakarta memutuskan tidak mengajukan banding atas putusan majelis hakim terhadap empat anggota Badan Intel
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan pemerintah tidak akan melakukan impor beras konsumsi dalam waktu dekat
EKONOMI
JAKARTA Roy Suryo berencana mengajukan penangguhan penahanan setelah ditahan oleh Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan penyebaran tudin
HUKUM DAN KRIMINAL