Prabowo Absen di Zikir Kebangsaan Monas, Menag Ungkap Alasan di Baliknya
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto batal menghadiri kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas)
NASIONAL
ACEH UTARA – Seorang warga Kabupaten Aceh Utara, berinisial EM (30), akhirnya berhasil kembali ke Tanah Air setelah lebih dari dua tahun menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kamboja.
EM diduga dipaksa bekerja sebagai operator judi online dan penipuan digital tanpa bayaran serta mengalami kekerasan fisik selama berada di negara tersebut.
Anggota DPD RI asal Aceh, Sudirman atau yang akrab disapa Haji Uma, mengatakan kepulangan EM tidak lepas dari upaya panjang yang melibatkan koordinasi antar lembaga, termasuk Kementerian Luar Negeri dan Kedutaan Besar RI di Phnom Penh.
"Ia dipindah-pindahkan secara paksa antar perusahaan dan sering disiksa jika tidak memenuhi target kerja," ujar Haji Uma dalam keterangannya, Rabu (25/6/2025).
Selama lebih dari 2,5 tahun, EM mengalami berbagai bentuk penyiksaan brutal.
Ia tidak hanya dipukuli dan ditendang, tetapi juga disetrum saat gagal memenuhi target kerja yang ditetapkan oleh perusahaan-perusahaan ilegal tersebut.
Menurut Haji Uma, EM bahkan tidak menerima gaji sepeser pun selama bekerja di berbagai lokasi judi daring.
Keinginannya untuk pulang ke Indonesia terhambat oleh tingginya biaya repatriasi dan lokasi yang sangat terpencil.
Permohonan bantuan pemulangan EM baru disampaikan oleh perangkat desa kepada Haji Uma pada April 2024.
Setelah mendapat laporan, Haji Uma segera berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan Duta Besar RI untuk Kamboja, Santo Darmosumarto.
Namun, proses pemulangan tidak berjalan mulus. EM berada jauh dari ibu kota Phnom Penh, memerlukan perjalanan darat selama 12 jam.
Selain itu, EM juga harus berpindah-pindah tempat persembunyian demi menghindari pengejaran dari mafia yang mempekerjakannya secara ilegal.
"Kita juga mengalami kendala pengurusan dokumen, termasuk SPLP dan proses administrasi imigrasi Kamboja," tambah Haji Uma.
Melalui kasus ini, Haji Uma mengingatkan masyarakat Aceh dan seluruh warga Indonesia agar lebih waspada terhadap tawaran kerja ke luar negeri yang tidak melalui prosedur resmi.
"Jika tidak ada kontrak kerja resmi yang dilegalisasi oleh Dinas Tenaga Kerja atau BP3MI, hampir bisa dipastikan itu adalah bentuk penipuan. Jangan pertaruhkan masa depan demi janji-janji palsu pekerjaan di luar negeri," tegasnya.
EM kini telah berada di Aceh Utara bersama keluarganya, meski masih memerlukan pemulihan fisik dan mental.
Pemerintah diharapkan terus meningkatkan pengawasan dan edukasi kepada masyarakat guna mencegah kasus serupa terulang kembali.*
(mt/a008)
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto batal menghadiri kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas)
NASIONAL
JAKARTA Youtuber sekaligus streamer Muhammad Jannah alias Bigmo dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan mengeksploitasi anak untuk ke
HUKUM DAN KRIMINAL
DELI SERDANG Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution meresmikan penerbangan perdana Wings Air rute Bandara Internasional Ku
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Pewarta Foto Indonesia (PFI) Aceh mengajak masyarakat mengunjungi pameran foto jurnalistik bertajuk Prahara Pulau Emas yang
NASIONAL
KUPANG Presiden ke7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan seluruh kader dan pengurus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ag
POLITIK
LANGKAT Ketua Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumut Maulana Muttaqien, Sabtu (1/8/2026), secara
PERTANIAN AGRIBISNIS
JAKARTA Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah, menilai keberhasilan pemberantasan korupsi tidak semestinya diukur dari banyaknya pe
NASIONAL
JAKARTA Kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, dipadati ribuan jemaah yang menghadiri kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan, Sabtu (
NASIONAL
JAKARTA Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyiapkan berbagai strategi untuk mengantisipasi ancaman kekeringan yang berpotensi ter
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung Program Sekolah Rakyat melalui pembi
NASIONAL