Stafsus Mendagri Apresiasi Pesantren Al Hidayah Kembangkan Aren untuk Pangan dan Energi Terbarukan
DELISERDANG Staf Khusus Mendagri Bidang Keamanan dan Hukum, Prof. Dr. Hoiruddin Hasibuan, meninjau pengembangan agribisnis aren di Pesan
POLITIK
ROKAN HILIR — Kepolisian Daerah Riau melalui jajaran Polres Rokan Hilir (Rohil) bergerak cepat dalam menangani kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayahnya.
Seorang pria bernama Syamsul telah diamankan oleh aparat karena diduga sebagai pelaku pembakaran lahan seluas 100 hektare di wilayah Suak Sotul, Kepulauan Teluk Nilap, Kecamatan Kubu.
Penangkapan Syamsul berawal dari penyelidikan intensif yang dilakukan Polres Rohil setelah munculnya sejumlah titik api di kawasan tersebut beberapa hari lalu.
Setelah identitas pelaku terungkap, Syamsul berhasil diamankan oleh Polsek Kubu.
Saat diinterogasi, Syamsul mengaku membakar semak-semak dengan alasan untuk mempermudah menangkap ikan.
Ia berdalih bahwa area yang terbuka dan terang setelah dibersihkan dari semak akan memudahkan aktivitasnya di lokasi tersebut.
"Pelaku mengaku membakar lahan agar terang untuk menangkap ikan. Namun api meluas dan membakar hingga 100 hektare," ujar Kapolres Rohil AKBP Isa Imam Syahroni, Senin (21/7/2025).
Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menegaskan bahwa penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan adalah bagian dari strategi Green Policing, yang terus dikedepankan oleh jajaran Polda Riau.
"Setiap tindakan pembakaran lahan adalah kejahatan serius yang mengancam lingkungan dan kesehatan publik. Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku perusak lingkungan," tegas Irjen Herry.
Kapolres Rohil menambahkan bahwa Syamsul hanyalah salah satu dari sejumlah pelaku yang diduga terlibat dalam kebakaran lahan di wilayah tersebut.
Total kebakaran lahan di Kabupaten Rohil saat ini diperkirakan mencapai 300–500 hektare dan tersebar di beberapa kecamatan seperti Pujud, Bangko Pusako, Kubu Barat, Balai Jaya, dan lainnya.
"Kita masih terus mencari pelaku lainnya. Karhutla tidak hanya terjadi di Kubu saja, tapi tersebar di beberapa wilayah," imbuh AKBP Isa.
Hingga kini, tim gabungan dari Polri, TNI, BPBD, serta pemerintah daerah masih melakukan upaya pemadaman dan mitigasi kebakaran.
Pemerintah daerah dan masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran dengan alasan apapun, karena dampaknya bisa meluas dan berbahaya.
Polda Riau juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah karhutla dan segera melapor jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan yang dapat memicu kebakaran.*
(d/a008)
DELISERDANG Staf Khusus Mendagri Bidang Keamanan dan Hukum, Prof. Dr. Hoiruddin Hasibuan, meninjau pengembangan agribisnis aren di Pesan
POLITIK
DELISERDANG Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution meminta Partai Amanat Nasional PAN ikut mendorong lebih banyak progra
POLITIK
SAMOSIR Trail of The Kings Ultra Trail du Mont Blanc (UTMB) 2026 resmi berakhir, tapi cerita tentang keindahan Danau Toba masih terus di
OLAHRAGA
JAKARTA Pemerintah menyatakan belum membahas usulan menjadikan gula pasir sebagai salah satu komponen dalam program bantuan pangan nasio
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan menerima putusan pengadilan terhadap mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanue
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap akan dilanjutkan meskipun menjadi salah satu tuntutan penghentian
NASIONAL
MEDAN Rupiah saat ini menjadi mata uang resmi yang digunakan masyarakat Indonesia dalam setiap aktivitas ekonomi. Namun, jauh sebelum Ru
SENI DAN BUDAYA
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah tersebut masih dalam kondisi aman dan me
EKONOMI
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) ter
EKONOMI
SEMARANG Perjalanan hidup seseorang terkadang tidak hanya ditentukan oleh satu profesi atau satu bidang yang ditekuni. Hal itu tergambar
SOSOK