Bukan di DPR RI atau Istana, Mengapa Mahasiswa UI Gelar Aksi di Bundaran HI?
JAKARTA Sejumlah perwakilan mahasiswa Universitas Indonesia (UI) akhirnya tiba di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat,
PERISTIWA
JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa saat ini pihaknya terus memantau potensi dampak tsunami trans Pasifik akibat gempa besar yang terjadi di wilayah Kamchatka, Rusia.
Dalam jumpa pers yang digelar Rabu (30/7/2025), Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Dr. Daryono, menjelaskan bahwa pemantauan dilakukan menggunakan jaringan Tsunami Gauge, yakni alat sensor pengukur tinggi muka laut secara real time.
"BMKG saat ini akan terus memantau perjalanan tsunami trans pasifik ini menggunakan tsunami gauge. Kami punya 106, dan lebih dari 200 lainnya dioperasikan oleh Badan Informasi Geospasial," ujar Daryono.
Waspada Tsunami di Wilayah Teluk Sempit
Meskipun status ancaman saat ini masih tergolong "waspada" atau dengan ketinggian tsunami kurang dari 0,5 meter, Daryono mengingatkan bahwa potensi amplifikasi gelombang tsunami tetap ada, terutama di pantai-pantai yang terletak di teluk sempit.
"Pada kawasan lokal dengan morfologi pantai sempit, amplifikasi bisa membuat gelombang melebihi 0,5 meter. Ini yang perlu kita waspadai bersama," tambahnya.
Gempa Kamchatka, Perulangan Sejarah 75 Tahun Lalu
Lebih lanjut, Daryono menyebut gempa Kamchatka ini merupakan perulangan dari peristiwa besar pada tahun 1952, saat wilayah tersebut diguncang gempa magnitudo 9,0 dan memicu tsunami setinggi 18 meter. Tsunami kala itu menghantam kota Savero hingga Kurilsk, menewaskan 2.300 orang.
"Ini adalah perulangan gempa besar pertama pasca peristiwa megathrust 1952. Kita perlu waspada terhadap potensi siklus gempa serupa," ujarnya.
Imbauan untuk Warga: Tenang, Tapi Waspada
BMKG meminta masyarakat untuk tetap tenang, namun tidak lengah. Masyarakat diimbau menjauhi pantai namun tidak perlu panik atau naik ke gunung.
"Tetap tenang dan waspada. Jauhi pantai, tidak perlu naik gunung. Khusus bagi warga di kawasan pantai sempit, disarankan untuk menjauh lebih jauh karena potensi amplifikasi tsunami bisa terjadi secara lokal," jelas Daryono.
Dengan pemantauan ketat dan teknologi deteksi dini seperti Tsunami Gauge, BMKG berharap dapat memberikan informasi yang cepat dan akurat guna mengurangi risiko korban jiwa.*
JAKARTA Sejumlah perwakilan mahasiswa Universitas Indonesia (UI) akhirnya tiba di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat,
PERISTIWA
JAKARTA Apple resmi merilis sistem operasi iOS 27 versi beta untuk pengembang (Developer Beta) usai diperkenalkan dalam ajang Worldwide
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng rakyat MinyaKita belum mengalami kenaikan
EKONOMI
JAKARTA Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan aliran uang suap senilai Rp 30 miliar dari pemilik PT B
HUKUM DAN KRIMINAL
BOGOR Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor bekerja sama dengan Asosiasi Senam Kebugaran Indonesia (ASKI) Kota Bogor menggelar k
NASIONAL
TABALONG Pertamina Hulu Indonesia (PHI) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Tabalong menggelar program Upskilling Leadership Develo
EKONOMI
JAKARTA Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menerima audiensi Pengurus Pusat Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) yang dipi
NASIONAL
JAKARTA Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mengingatkan bahwa tantangan terbesar seorang pemimpin bukan sekadar memenangkan k
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) resmi menggelar penarikan undian Gebyar Pajak Sumut (
PEMERINTAHAN
DELI SERDANG Tim Nasional Indonesia U19 harus mengubur impian melaju ke final Piala AFF U19 2026 setelah kalah tipis 01 dari Australi
OLAHRAGA