BREAKING NEWS
Jumat, 13 Maret 2026

Detik-detik Penemuan Jasad Bocah di Sungai Blumai Setelah Tiga Hari Pencarian, Ibu Korban: "Pulang Yuk, Dek"

Raman Krisna - Senin, 11 Agustus 2025 14:08 WIB
Detik-detik Penemuan Jasad Bocah di Sungai Blumai Setelah Tiga Hari Pencarian, Ibu Korban: "Pulang Yuk, Dek"
Proses evakuasi jasad Andra Sanjaya (10), bocah yang sempat dinyatakan hilang akibat tergelincir di pinggir Sungai Blumai, Kecamatan Tanjung Morawa, Senin (11/8/2025). (foto: Dok. Pemerintahan Delima/fb)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

DELI SERDANG – Setelah tiga hari proses pencarian, tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Deli Serdang akhirnya berhasil menemukan jasad Andra Sanjaya (10), bocah yang sempat dinyatakan hilang akibat tergelincir di pinggir Sungai Blumai, Kecamatan Tanjung Morawa.

Andra ditemukan pada Senin (11/8/2025), tepat saat adzan Zuhur berkumandang.

Lokasi penemuan berada sekitar 3 kilometer dari titik awal korban dilaporkan tenggelam, atau sekitar 500 meter dari jembatan Pondok Bambu, Tanjung Morawa.

"Bajunya masih lengkap, tubuhnya tersangkut di rumpun pohon bambu di sisi kanan sungai," kata Rahmat, salah satu anggota tim pencarian BPBD.

Setelah dievakuasi, jasad siswa kelas IV sekolah dasar tersebut langsung dibawa ke rumah duka menggunakan ambulans.

Suasana haru menyelimuti kedatangan jenazah. Isak tangis pecah, terutama dari ibu korban, Wanti, yang tampak histeris menyambut putra bungsunya.

Insiden tragis ini terjadi pada Sabtu sore (9/8/2025).

Menurut informasi dari pihak keluarga, Andra bersama kakaknya, Sifa (12), dan seorang pria lanjut usia bernama Suratman (70), datang ke kawasan sungai untuk mengambil bambu yang tumbuh di tepi aliran.

Nahas, saat hendak mencuci kaki di bebatuan pinggir sungai, Andra tergelincir dan jatuh ke air.

Sifa sempat berusaha menyelamatkan adiknya. Ia berhasil meraih lengan Andra, namun derasnya arus membuat keduanya terlepas.

Sifa selamat karena mampu berenang dan memanfaatkan bambu yang hanyut untuk bertahan.

Sementara itu, Suratman yang mencoba membantu juga terseret arus dan tenggelam.

Jasad Suratman telah lebih dahulu ditemukan oleh tim pencarian pada Senin pagi di Desa Dalu X, sekitar 10 kilometer dari titik awal kejadian.

Sebelum jasad Andra ditemukan, ibunya, Wanti, sempat terlihat berkali-kali memanggil nama sang anak di tepian sungai.

Dengan suara bergetar dan air mata yang tak henti menetes, ia berharap Andra segera ditemukan.

"Andra, yuk keluar, nggak usah buat layangan lagi. Udah mamak belikan, pulang yuk dek. Keluar, dek…" teriaknya lirih dari tepi sungai.

Menurut Wanti, anak-anaknya pergi tanpa memberitahu tujuan pasti.

Ia hanya tahu bahwa mereka ingin mencari bambu untuk membuat layangan.

Sementara Suratman, sosok lansia yang turut menjadi korban, diketahui tinggal di rumah kontrakan dekat kediaman nenek korban.

Dengan ditemukannya jasad Andra, tim BPBD resmi menghentikan proses pencarian.

"Kami turut berduka sedalam-dalamnya atas musibah ini. Semoga keluarga diberikan kekuatan," ujar salah satu personel BPBD saat menutup pencarian.*

(tm/a008)

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru