BMKG Cabut Peringatan Tsunami Imbas Gempa M7,7 Filipina, Gelombang Sempat Terpantau di 7 Wilayah RI
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi mengakhiri peringatan dini tsunami yang sempat dikeluarkan menyusul g
NASIONAL
PADANG LAWAS – Sebuah video yang memperlihatkan adegan tidak pantas dan diduga melibatkan seorang oknum kepala desa (kades) berinisial ES di Kecamatan Hutaraja Tinggi, Kabupaten Padang Lawas (Palas), viral dan menghebohkan masyarakat setempat.
Video berdurasi hampir tiga menit itu menampilkan adegan yang tidak sesuai dengan norma kesopanan dan etika seorang pemimpin masyarakat.
Diduga, video tersebut merupakan hasil panggilan video antara ES dengan seorang pria yang disebut sebagai selingkuhannya.
Munculnya video ini memicu keprihatinan warga, terlebih karena Kabupaten Padang Lawas dikenal menjunjung tinggi nilai adat dan agama, sebagaimana tergambar dalam slogan daerah "Tano Adat Di Gom-Gom Ibadat".
Salah satu warga setempat, yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan bahwa video tersebut telah menyebar luas dan menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.
Ia mengaku prihatin dan berharap agar pemerintah daerah segera memberikan respons atas situasi ini.
"Kami sangat kecewa. Perilaku seperti itu sangat tidak pantas, apalagi dilakukan oleh seorang kepala desa yang seharusnya menjadi panutan masyarakat. Kami minta Bapak Bupati segera turun tangan dan menindak tegas," ungkapnya, Sabtu (16/8/2025).
Warga juga menyoroti potensi dampak negatif yang bisa muncul, terutama bagi generasi muda jika video ini terus beredar tanpa penanganan tegas dari pihak berwenang.
Tim media telah berupaya menghubungi pihak terduga untuk meminta klarifikasi dan tanggapan terkait video yang beredar.
Namun hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi melalui pesan maupun panggilan belum mendapat respons dari yang bersangkutan.
Publik kini menanti sikap resmi dari Pemerintah Kabupaten Padang Lawas, terutama dalam menjaga marwah pemerintahan desa dan keteladanan aparatnya di tengah masyarakat.
Banyak masyarakat yang berharap agar Pemerintah Kabupaten Palas melalui Inspektorat maupun instansi terkait segera melakukan penyelidikan dan, apabila terbukti, memberikan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku.
"Jika memang benar, kami mohon agar jabatan beliau ditinjau kembali. Jangan sampai hal ini mencoreng nama baik daerah dan menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pemimpinnya," tegas warga lainnya.*
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi mengakhiri peringatan dini tsunami yang sempat dikeluarkan menyusul g
NASIONAL
JAKARTA Timnas Vietnam U19 kini berada dalam situasi genting untuk memastikan langkah ke semifinal Piala AFF U19 2026 setelah kalah 1
OLAHRAGA
JAKARTA Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris mendukung kebijakan Badan Gizi Nasional (BGN) yang melakukan refocusing atau penata
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil dua tersangka dari unsur swasta dalam kasus dugaan korupsi kuota haji periode 2023
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA PDI Perjuangan (PDIP) mengklaim telah mengantisipasi potensi penyimpangan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) jauh sebelum
POLITIK
JAKARTA TNI Angkatan Darat (AD) memberikan penjelasan terkait video viral di media sosial yang menarasikan dugaan seorang prajurit terlib
NASIONAL
JAKARTA Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah kembali menunjukkan penguatan signifikan pada perdagangan Senin (8/6/2026)
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah tajam pada perdagangan Senin (8/6/2026). Tekanan jual yang tinggi membuat indeks
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menerima surat kepercayaan atau Letter of Credence dari 17 Duta Besar Luar Biasa dan Berkuas
NASIONAL
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali mengalami kenaikan pada perdagangan Senin (8/6/2026) pagi. Berdasarkan data t
EKONOMI