BREAKING NEWS
Sabtu, 30 Agustus 2025

Viral Insiden Brimob Tabrak Driver Ojol hingga Meninggal Dunia, SPAI Janji Kawal Kasus Sampai Tuntas

Adelia Syafitri - Jumat, 29 Agustus 2025 09:16 WIB
Viral Insiden Brimob Tabrak Driver Ojol hingga Meninggal Dunia, SPAI Janji Kawal Kasus Sampai Tuntas
Tangkapan layar kendaraan Brimob yang tabrak dan berujung pada meninggalnya pengemudi ojol Affan Kurniawan, Kamis (28/8/2025). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Serikat Pekerja Angkutan Indonesia (SPAI) mengecam keras tindakan represif aparat polisi Brimob yang terjadi pada Kamis (28/8/2025) dan berujung pada meninggalnya pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan.

Dalam insiden tersebut, dua driver ojol menjadi korban, dengan satu orang mengalami luka-luka dan satu lainnya meninggal dunia.

Ketua SPAI, Lily Pujiati, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa tragis ini.

Baca Juga:

Ia juga menuntut agar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengambil langkah tegas untuk menghentikan tindakan represif guna mencegah jatuhnya korban lebih lanjut.

"Kami meminta Kapolri untuk bertanggung jawab atas kejadian yang menyebabkan korban jiwa dan luka-luka ini. Tindakan represif harus segera dihentikan agar tidak ada lagi korban serupa," ujar Lily dalam keterangan resminya, Jumat (29/8/2025).

Baca Juga:

Lily menambahkan bahwa SPAI bersama para pengemudi ojol akan terus mengawal proses penanganan kasus ini hingga tuntas dan memastikan keadilan ditegakkan.

Ia juga mengimbau seluruh rekan ojol untuk bersatu dan memperkuat solidaritas dalam menghadapi situasi ini.

"Kami menghimbau kawan-kawan ojol untuk tetap bersatu dan merapatkan barisan, agar kasus ini dapat dikawal secara serius sampai ada penyelesaian yang adil," tambahnya.

Selain itu, Ketua SPAI ini mengajak masyarakat luas untuk memberikan perhatian dan dukungan dalam memantau perkembangan kasus agar tindakan kekerasan semacam ini tidak terulang di masa mendatang.

Sebelumnya, viral sebuah video yang memperlihatkan mobil rantis yang diduga dikemudikan oleh anggota Brimob menabrak sejumlah pria, termasuk Affan Kurniawan yang tengah bekerja sebagai driver ojol Gojek.

Warga dan para demonstran sempat mengejar mobil tersebut hingga markas Brimob. Insiden ini menuai kritik tajam dari berbagai kalangan karena dianggap sebagai pelanggaran hak asasi manusia (HAM).

Menanggapi kejadian tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi serta menindak pengemudi rantis Brimob tersebut melalui Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri.

"Saya sangat menyesali peristiwa ini dan memohon maaf sedalam-dalamnya kepada keluarga korban dan masyarakat," ungkap Kapolri dalam jumpa pers, Kamis (28/8/2025).

Lebih lanjut, Kapolri menyebutkan bahwa pihaknya telah menurunkan Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Suheri, Kadiv Propam Polri Irjen Abdul Karim, serta tim Pusdokkes Polri untuk melakukan pencarian dan penanganan lebih lanjut terhadap korban.

"Kami saat ini sedang meminta Kapolda, Kadiv Propam, dan Tim Pusdokkes untuk segera menemukan dan memberikan penanganan terbaik bagi korban," pungkasnya.*

(bi/a008)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Sejumlah Artis Korea dan Thailand Sampaikan Dukungan untuk Indonesia di Tengah Aksi Demonstrasi
Massa Masih Bertahan di Sekitar Mako Brimob Kwitang, Situasi Masih Memanas
MUI dan Jusuf Kalla Imbau Pengunjuk Rasa Jaga Kondusivitas: "Tahan Diri, Hindari Anarki"
Presiden Prabowo Takziah ke Rumah Duka Affan Kurniawan, Janji Bantuan Hingga Rumah untuk Keluarga
Tragedi di Makassar: Kantor DPRD Dibakar Massa, Tiga Tewas dan Lima Luka-luka
Polwan Bertugas di Garda Depan, Polres Aceh Tamiang Tunjukkan Komitmen Kesetaraan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru