Skema KUR BRI 2026: Pinjaman Hingga Rp100 Juta untuk UMKM, Begini Cara Ajukan dan Cicilannya
JAKARTA Bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI 2026 bisa menjadi solusi untuk mendapa
EKONOMI
JAKARTA – Serikat Pekerja Angkutan Indonesia (SPAI) mengecam keras tindakan represif aparat polisi Brimob yang terjadi pada Kamis (28/8/2025) dan berujung pada meninggalnya pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan.
Dalam insiden tersebut, dua driver ojol menjadi korban, dengan satu orang mengalami luka-luka dan satu lainnya meninggal dunia.
Ketua SPAI, Lily Pujiati, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa tragis ini.
Ia juga menuntut agar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengambil langkah tegas untuk menghentikan tindakan represif guna mencegah jatuhnya korban lebih lanjut.
"Kami meminta Kapolri untuk bertanggung jawab atas kejadian yang menyebabkan korban jiwa dan luka-luka ini. Tindakan represif harus segera dihentikan agar tidak ada lagi korban serupa," ujar Lily dalam keterangan resminya, Jumat (29/8/2025).
Lily menambahkan bahwa SPAI bersama para pengemudi ojol akan terus mengawal proses penanganan kasus ini hingga tuntas dan memastikan keadilan ditegakkan.
Ia juga mengimbau seluruh rekan ojol untuk bersatu dan memperkuat solidaritas dalam menghadapi situasi ini.
"Kami menghimbau kawan-kawan ojol untuk tetap bersatu dan merapatkan barisan, agar kasus ini dapat dikawal secara serius sampai ada penyelesaian yang adil," tambahnya.
Selain itu, Ketua SPAI ini mengajak masyarakat luas untuk memberikan perhatian dan dukungan dalam memantau perkembangan kasus agar tindakan kekerasan semacam ini tidak terulang di masa mendatang.
Sebelumnya, viral sebuah video yang memperlihatkan mobil rantis yang diduga dikemudikan oleh anggota Brimob menabrak sejumlah pria, termasuk Affan Kurniawan yang tengah bekerja sebagai driver ojol Gojek.
Warga dan para demonstran sempat mengejar mobil tersebut hingga markas Brimob. Insiden ini menuai kritik tajam dari berbagai kalangan karena dianggap sebagai pelanggaran hak asasi manusia (HAM).
Menanggapi kejadian tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.
Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi serta menindak pengemudi rantis Brimob tersebut melalui Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri.
"Saya sangat menyesali peristiwa ini dan memohon maaf sedalam-dalamnya kepada keluarga korban dan masyarakat," ungkap Kapolri dalam jumpa pers, Kamis (28/8/2025).
Lebih lanjut, Kapolri menyebutkan bahwa pihaknya telah menurunkan Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Suheri, Kadiv Propam Polri Irjen Abdul Karim, serta tim Pusdokkes Polri untuk melakukan pencarian dan penanganan lebih lanjut terhadap korban.
"Kami saat ini sedang meminta Kapolda, Kadiv Propam, dan Tim Pusdokkes untuk segera menemukan dan memberikan penanganan terbaik bagi korban," pungkasnya.*
(bi/a008)
JAKARTA Bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI 2026 bisa menjadi solusi untuk mendapa
EKONOMI
JAKARTA Mabes TNI kembali mengangkat jabatan Kepala Staf Teritorial (Kaster) yang sempat dihapus pada masa pemerintahan Presiden Abdurra
NASIONAL
MEDAN Sebuah video yang memperlihatkan pasangan suami istri (pasutri) yang mengamuk di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Rantauprapat
NASIONAL
TEL AVIV Israel kini menghadapi ancaman serius dari serangan rudal Iran yang terus berdatangan. Negara Zionis itu mengeluh kepada Amerik
INTERNASIONAL
JAKARTA Partai Gerindra memberikan penghargaan berupa hadiah sebesar Rp 10 juta kepada masyarakat yang dapat mengungkapkan informasi ter
POLITIK
MEDAN Semangat berbagi dan kebersamaan kembali terlihat pada Komunitas Sedekah Jumat (KSJ) melalui kegiatan Sedekah Jumat ke264, yang d
NASIONAL
BANDA ACEH Shalat malam atau qiyamul lail menjadi salah satu ibadah yang sangat dianjurkan dalam Islam, terutama pada bulan Ramadhan. Na
AGAMA
TEHERAN Iran menyindir Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang barubaru ini menyerukan negaranegara lain untuk mengirim kapal
INTERNASIONAL
JAKARTA Foto yang menunjukkan wajah terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
HUKUM DAN KRIMINAL
PADANGSIDIMPUAN Sebuah rumah semi permanen di Jalan Alboin Hutabarat, Lingkungan III, Kelurahan Wek VI, Kecamatan Sidimpuan Selatan, Kota
PERISTIWA