Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Untuk mengidentifikasi keberadaan satwa tersebut dan memastikan jenisnya, petugas telah memasang kamera trap di beberapa titik strategis.
"Sudah ditindaklanjuti bersama BKSDA dan polisi kehutanan. Kamera trap sudah dipasang. Kami imbau warga tetap waspada," kata Antoni.
Guna mengantisipasi potensi konflik antara manusia dan satwa liar, Antoni mengimbau warga agar tidak ke ladang seorang diri, serta selalu membawa alat pengusir seperti api atau suara bising.
"Kalau pun harus ke ladang, warga diimbau untuk tidak sendiri, bawa teman, hidupkan api, dan tetap waspada. Ini langkah antisipasi agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan," pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, BKSDA Sumut belum memberikan keterangan resmi mengenai jenis harimau yang diduga meninggalkan jejak tersebut.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.