Minggu Pertama Puasa, 245 KK Korban Bencana Tapsel Bisa Tinggal di Huntara Nyaman
TAPSEL Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah membangun hunian sementara (huntara) bagi 245 kepala keluarga (KK) korban bencana di Kabup
NASIONAL
DELI SERDANG -Banjir bandang melanda Dusun I, Desa Cinta Damai, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, pada Minggu malam (26/11/2024). Bencana ini telah mengakibatkan kerusakan parah pada rumah warga dan fasilitas umum. Namun, hingga kini, warga terdampak belum menerima bantuan yang memadai dari pemerintah, baik di tingkat desa maupun kabupaten.
Para korban terlihat sibuk menyelamatkan barang-barang yang masih dapat digunakan sambil menyuarakan kekecewaan terhadap lambannya respons pemerintah.”Di mana peran pemerintah saat warganya terkena musibah seperti ini?” ujar seorang warga dengan nada kesal, Rabu (27/11/2024).
Menurut warga, hingga saat ini, belum ada bantuan berupa makanan, air bersih, atau alat kebersihan yang diberikan. Bahkan, pemerintah desa maupun kabupaten belum terlihat meninjau lokasi kejadian secara langsung.”Kami sangat membutuhkan makanan, air bersih, dan peralatan untuk membersihkan rumah. Tapi sampai sekarang, tidak ada bantuan yang datang,” kata seorang ibu rumah tangga yang menjadi korban banjir.
Banjir bandang ini diduga akibat meluapnya sungai di sekitar desa karena curah hujan yang tinggi, diperparah oleh buruknya sistem drainase dan penumpukan sampah di saluran air.Kepala Desa Klaim Sudah Memberikan Bantuan, Warga Membantah Sementara itu, saat dikonfirmasi oleh wartawan BITV, Kepala Desa Cinta Damai mengklaim pihaknya telah memberikan bantuan berupa nasi bungkus kepada warga terdampak.
“Kami sudah mendistribusikan nasi bungkus kepada warga yang terdampak bencana,” ujar kepala desa.Namun, pernyataan tersebut bertolak belakang dengan pengakuan beberapa warga di lokasi. Mereka mengaku tidak menerima bantuan apapun hingga hari ini.
“Kami tidak pernah menerima bantuan seperti yang dikatakan kepala desa. Jangan cuma sekadar klaim, kami butuh aksi nyata,” tegas seorang warga.Warga berharap pemerintah segera turun tangan dan memberikan bantuan yang sesuai kebutuhan, mengingat banyak korban masih kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari akibat bencana ini.
“Janji itu tidak akan membantu kami bertahan. Kami butuh tindakan nyata, sekarang juga,” ujar seorang warga lainnya dengan nada kesal.
(N/014)
TAPSEL Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah membangun hunian sementara (huntara) bagi 245 kepala keluarga (KK) korban bencana di Kabup
NASIONAL
PADANG Delapan remaja dilaporkan terjebak air bah di Pemandian Lubuk Tongga, Sungai Bangek, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tanga
PERISTIWA
PADANG Malam ini, jemaah Tarekat Naqsyabandiyah di Kota Padang melaksanakan salat tarawih pertama di awal Ramadan 1447 Hijriah. Salah sa
AGAMA
JAKARTA Tersangka pencemaran nama baik dan penyebaran hoaks, Tifauzia Tyassuma, atau akrab disapa Dokter Tifa, mengungkapkan bahwa penel
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menjelang bulan suci Ramadan 1447 H, Dokter Tifa membeberkan hasil penelitiannya terkait ijazah Joko Widodo. Ia mengungkap setid
HUKUM DAN KRIMINAL
TAPTENG Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Tengah, Senin (16/2/2026), menyebabkan beberapa titik kembali terendam banjir. Sal
PERISTIWA
TAPANULI TENGAH Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, melaporkan banjir melanda seluruh kecamatan di wilayahnya akibat hujan merata
PERISTIWA
PEKALONGAN Amat Muzakhim (56), suami anggota DPRD Jawa Tengah Nur Fatwah, menjadi sasaran penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) pada S
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Menjelang bulan suci Ramadhan 1447 H, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri kegiatan punggahan yang digelar di Jalan
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong percepatan penyelesaian revitalisasi Stadion Teladan agar fasilitas olahraga te
OLAHRAGA