BREAKING NEWS
Minggu, 15 Maret 2026

Banjir Terjang Medan, Warga Tanjung Gusta Batal Nyoblos di Hari H Pilkada 2024

BITVonline.com - Rabu, 27 November 2024 06:56 WIB
Banjir Terjang Medan, Warga Tanjung Gusta Batal Nyoblos di Hari H Pilkada 2024
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN -Kota Medan dilanda banjir pada hari pencoblosan Pilkada Serentak 2024, Rabu (27/11), yang menyebabkan banyak warga di sejumlah kelurahan batal menggunakan hak pilih mereka. Salah satu kawasan yang terdampak parah adalah Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia.

Banjir dengan ketinggian air sekitar 100 cm menyebabkan akses menuju tempat pemungutan suara (TPS) terhalang. Sejumlah warga mengungkapkan kekecewaannya karena tidak dapat melaksanakan hak pilih mereka akibat kondisi banjir yang parah.

Mila (27), salah satu warga Kelurahan Tanjung Gusta yang terdaftar di TPS 22, mengaku sudah tak punya niat untuk nyoblos lagi. Ia mengatakan, dengan kondisi banjir di sekitarnya, perjalanan menuju TPS yang berjarak sekitar 1 km terasa mustahil untuk ditempuh.

“Aku di TPS 22, sudah enggak kepikiran lagi mau nyoblos, banjir begini,” ungkap Mila singkat, sembari menunjukkan kondisi banjir yang melanda rumahnya.

Hal yang sama juga terjadi pada Ana (17), yang baru pertama kali diberikan kesempatan untuk mencoblos. Ana memilih untuk tetap berada di rumah dan mengamankan barang-barang yang terendam air.

“Sudah enggak mau nyoblos lagi lah, rumah basah semua, kursi, TV, kasur,” ujar Ana. Ia berharap jika masa pemungutan suara diperpanjang, ia bisa menggunakan hak pilihnya, namun ia juga menyadari bahwa hal tersebut bergantung pada keputusan penyelenggara pemilu.

Agus (19), seorang warga lainnya, mengaku bahwa meskipun TPS di dekatnya sudah dibuka, ia tak bisa mencoblos karena air semakin tinggi dan menghalangi akses.

“Tadi TPS-nya buka sih, tapi sudah gak bisa nyoblos juga kan banjir,” katanya.

Wali Kota Medan Bobby Nasution turun langsung untuk memantau keadaan banjir di kawasan Tanjung Gusta. Dalam kunjungannya, Bobby berdiskusi dengan warga untuk mendengarkan keluhan mereka dan mengetahui bantuan yang paling dibutuhkan. Beberapa bantuan seperti pakaian, selimut, dan pangan segera disalurkan ke masjid-masjid setempat.

Bobby menyatakan bahwa prioritas utama saat ini adalah memastikan kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak banjir, seperti pangan dan tempat berteduh.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan, Mutia, mengungkapkan bahwa pihaknya akan menunda pemungutan suara di TPS yang terdampak banjir.

“Ya, pagi sementara masih terpending,” ujar Mutia saat dikonfirmasi mengenai situasi pemungutan suara di daerah terdampak. Namun, ia belum merinci secara pasti TPS mana saja yang akan ditunda pemungutannya.

Pemungutan suara susulan atau perubahan jadwal pencoblosan akan diputuskan berdasarkan situasi di lapangan. Sementara itu, warga yang terdampak banjir berharap agar ada kebijakan yang memungkinkan mereka tetap dapat menyalurkan hak pilihnya.

Banjir yang melanda Medan pada hari H Pilkada 2024 ini menjadi perhatian serius bagi penyelenggara pemilu dan pemerintah setempat untuk memastikan pelaksanaan demokrasi tetap berlangsung dengan lancar dan adil meski dalam situasi bencana.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru