BREAKING NEWS
Sabtu, 22 Agustus 2026

Enam Korban Longsor Cilacap Ditemukan di Hari Ketiga, 14 Warga Masih Hilang

Raman Krisna - Sabtu, 15 November 2025 19:16 WIB
Enam Korban Longsor Cilacap Ditemukan di Hari Ketiga, 14 Warga Masih Hilang
Proses evakuasi korban longsor di Cilacap oleh tim gabungan. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

CILACAP – Upaya pencarian korban longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, terus dilakukan tim gabungan.

Hingga Sabtu, 15 November 2025, pukul 14.00 WIB, enam korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara 14 warga lainnya masih dinyatakan hilang.

Kepala BPBD Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan, mengatakan fokus tim saat ini adalah mempercepat pencarian para korban yang tertimbun material longsor di dua titik terdampak, yakni Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut.

Baca Juga:

"Kami masih fokus pada pencarian korban. Sabtu ini ada enam korban yang ditemukan," ujar Bergas dalam keterangan resminya, Sabtu, 15 November 2025.

Pencarian dilakukan sejak pukul 07.00 WIB setiap hari. Seluruh korban yang ditemukan telah menjalani proses identifikasi.

Longsor yang terjadi pada Kamis malam, 13 November 2025, itu menimbun permukiman warga.

Total terdapat 46 jiwa dari 17 KK yang terdampak, dengan delapan rumah roboh dan satu rumah rusak sedang.

Sebanyak 16 rumah lainnya kini berada dalam status terancam, dengan luas area terdampak mencapai 6,5 hektare.

Petugas gabungan dari BPBD Jateng, BPBD Cilacap, Basarnas, TNI, Polri, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, serta relawan terus bekerja menyisir lokasi, termasuk menggunakan anjing pelacak.

Bergas memastikan logistik bagi para penyintas tercukupi, termasuk bantuan untuk dua titik pengungsian.

Meski begitu, sebagian warga memilih tidak kembali ke rumah mereka karena masih diliputi kekhawatiran adanya longsor susulan.

"Logistik tercukupi. Bantuan dari Dinas Sosial juga sudah turun," katanya.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengingatkan masyarakat di wilayah rawan bencana untuk meningkatkan kewaspadaan memasuki musim hujan.

"Kami mengimbau masyarakat supaya waspada, terutama daerah pegunungan dan rawan longsor," ujar Luthfi dalam keterangannya di Semarang, Jumat malam, 14 November 2025.

Menurut Luthfi, prioritas saat ini adalah pencarian korban yang belum ditemukan, sekaligus evakuasi warga selamat serta penanganan pascabencana.

"Alat berat sudah diturunkan. Kita berdoa agar para korban yang belum ditemukan segera bisa dievakuasi," tambahnya.

Tim gabungan juga telah mendirikan dapur umum, mengirimkan bantuan logistik, dan mulai memetakan kebutuhan recovery bagi warga terdampak.*


(d/ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Tiga Korban Longsor Majenang Ditemukan, Tim SAR Masih Cari 17 Orang Hilang
Mahasiswa Universitas Medan Area Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Medan
Tim SAR Turunkan 9 Anjing Pelacak untuk Cari Korban Longsor Cilacap
Polri Kerahkan 155 Personel dan K9 untuk Cari 20 Korban Hilang Longsor Majenang
Korban Longsor Cilacap Bertambah, Seorang Perempuan Ditemukan Meninggal di Hari Kedua Pencarian
400 Anggota SAR Dikerahkan Cari Korban Longsor Majenang, Cilacap
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru
"Sihir Politik" Jokowi

"Sihir Politik" Jokowi

OlehFirdaus ArifinADA politisi yang kekuasaannya berakhir bersamaan dengan berakhirnya jabatan. Begitu kendaraan dinas dikembalikan, pengaw

OPINI