BREAKING NEWS
Jumat, 12 Juni 2026

Gubernur Pramono Bantah Isu Pakan Satwa Ragunan Dicuri: “Saya Sudah Cek, Tidak Ada”

Raman Krisna - Minggu, 16 November 2025 13:09 WIB
Gubernur Pramono Bantah Isu Pakan Satwa Ragunan Dicuri: “Saya Sudah Cek, Tidak Ada”
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau Ragunan. (Foto: IDN Times/Dini Suciatiningrum)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menepis tudingan bahwa sebagian pakan satwa di Taman Margasatwa Ragunan (TMR) dibawa pulang oleh petugas.

Isu tersebut sebelumnya mencuat di media sosial setelah sejumlah warganet mengklaim mendapat informasi dari pegawai kebun binatang itu.

Pramono mengatakan telah memeriksa laporan internal Pemprov DKI terkait dugaan penyelewengan pakan tersebut.

Baca Juga:

"Enggak ada, saya sudah cek. Sudah," ujarnya di Gedung Kemendikdasmen, Jakarta Pusat, Minggu, 16 November 2025.


Meski membantah adanya praktik tersebut, Pramono mengingatkan seluruh petugas Ragunan untuk tidak melakukan pelanggaran yang dapat membahayakan kesejahteraan satwa.

Ia bahkan berkelakar soal ancaman bagi siapa pun yang mencoba mengambil makanan satwa karnivora.

"Kalau berani ngambil makanan anak harimau saya, harimaunya tak keluarin nanti," kata Pramono sambil tertawa.

Isu Viral Soal Harimau Kurus

Dugaan pencurian pakan satwa ramai diperbincangkan usai akun Threads cinta_satwa alam mengunggah video seekor harimau Ragunan yang tampak mondar-mandir di dalam kandang dengan tubuh yang terlihat lebih kurus dari biasanya.

Unggahan itu disertai narasi bahwa pakan harimau dibawa pulang oleh oknum petugas sehingga satwa tersebut dibiarkan kelaparan.

"Warga Jakarta dan para petinggi Jakarta tahu enggak dengan kasus harimau yang di Ragunan, makanan mereka dibawa pulang ke rumah," demikian narasi dalam unggahan tersebut.

Video itu memicu perhatian warganet hingga mendorong desakan agar pengelola Ragunan memberikan klarifikasi dan menunjukkan standar kesejahteraan satwa yang berlaku.

Pemerhati satwa dan aktivis kesejahteraan hewan kini menanti penjelasan lebih detail dari pihak Ragunan mengenai kondisi satwa yang viral, termasuk standar pemberian pakan, jumlah nutrisi, serta sistem pengawasan internal.

Mereka menilai klarifikasi diperlukan untuk meredam spekulasi dan memastikan kesejahteraan satwa tetap menjadi prioritas.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Taman Margasatwa Ragunan belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait video harimau yang disebut tampak kurus tersebut.*

(v/um)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru