Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
TAPANULI SELATAN — Jumlah korban meninggal akibat banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, kembali bertambah.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapsel melaporkan hingga Jumat, 32 orang dilaporkan meninggal dunia, sementara belasan wilayah masih terdampak parah.
"Korban meninggal sudah 32 orang. Bencana terjadi akibat hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Tapsel sejak Senin, 24 November 2025, sekitar pukul 07.00 WIB," kata Kepala BPBD Tapsel, Julkarnaen Siregar.
Baca Juga:
Bencana ini berdampak luas hingga ke 11 kecamatan, yakni Sipirok, Marancar, Batangtoru, Angkola Barat, Muara Batangtoru, Angkola Sangkunur, Angkola Selatan, Sayur Matinggi, Batang Angkola, Tano Tombangan Angkola, dan Angkola Muaratais.
Sebaran korban meninggal dunia tercatat sebagai berikut: satu orang di Kecamatan Sipirok, satu orang di Angkola Barat, 21 orang di Batangtoru, dan sembilan orang di Angkola Sangkunur.
"Batangtoru menjadi wilayah dengan dampak paling besar, dengan jumlah korban jiwa mencapai lebih dari separuh total korban meninggal," ujar Julkarnaen.
Hingga kini, BPBD bersama TNI, Polri, Basarnas, dan relawan masih melakukan pencarian korban, pendataan kerusakan, serta penyaluran bantuan darurat kepada warga terdampak.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem diperkirakan masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan.*
(at/ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.