BREAKING NEWS
Selasa, 23 Juni 2026

Update Terbaru: Banjir dan Longsor di Sumatera Tewaskan 272 Orang, 286 Masih Hilang

Abyadi Siregar - Sabtu, 29 November 2025 15:36 WIB
Update Terbaru: Banjir dan Longsor di Sumatera Tewaskan 272 Orang, 286 Masih Hilang
Bencana banjir dan longsor yang melanda Sumatera Utara (Sumut), Sumatera Barat (Sumbar), dan Aceh. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN — Rentetan banjir dan longsor yang melanda Sumatera Utara (Sumut), Sumatera Barat (Sumbar), dan Aceh sejak pekan lalu menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar.

Hingga Sabtu, 29 November 2025, tercatat 272 orang meninggal dunia dan 286 orang masih dalam pencarian.

Data terbaru yang dirilis Polda Sumut menunjukkan bencana di wilayah tersebut menjadi salah satu yang terbesar dalam satu dekade terakhir.

Baca Juga:

147 orang meninggal dunia, 174 orang hilang, dan lebih dari 28 ribu warga mengungsi.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, mengatakan sejak 24–29 November 2025 terjadi 488 kejadian bencana di Sumut dengan total 1.076 korban.

"Prioritas utama adalah penyelamatan jiwa, pencarian korban hilang, dan pemulihan masyarakat," kata Ferry.

Tapanuli Tengah Jadi Daerah Terparah

Kabupaten Tapanuli Tengah mencatat dampak paling berat dengan 56 kejadian, 691 korban, termasuk 47 meninggal dunia dan 51 hilang.

Kota Sibolga berada di urutan berikutnya dengan 33 korban meninggal dan 56 orang hilang.

Daerah lain seperti Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, dan Mandailing Natal juga melaporkan peningkatan longsor dan banjir yang memaksa ribuan warga mengungsi ke gedung olahraga, gereja, dan bangunan publik lainnya.

Lebih dari 3.500 personel TNI–Polri dikerahkan untuk membuka jalur terputus, evakuasi korban, distribusi logistik, hingga pelayanan kesehatan darurat.

Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, menyebut jumlah korban di Sumut berpotensi bertambah karena masih ada titik longsor yang belum bisa dijangkau.

Sumatera Barat: 61 Meninggal, 90 Masih Dicari

Bencana serupa juga terjadi di Sumatera Barat. Hingga Sabtu pagi, 61 warga meninggal dunia dan 90 masih hilang.

Kabupaten Agam menjadi wilayah paling terdampak dengan 47 korban meninggal akibat banjir bandang.

Padang mencatat 5 korban, Padang Panjang 7 korban, sementara Pasaman Barat dan Solok melaporkan masing-masing satu korban.

Juru Bicara BPBD Sumbar, Ilham Wahab, mengatakan pencarian masih dipusatkan di Agam dan Padang Panjang.

"Cuaca sudah mulai membaik dan memudahkan tim untuk bergerak," ujarnya.

Aceh: 35 Korban Meninggal, 25 Orang Hilang

Di Aceh, banjir bandang dan longsor menewaskan 35 orang, 25 orang hilang, dan 8 warga luka-luka. Ribuan keluarga mengungsi di 20 kabupaten/kota.

Wilayah terparah meliputi Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Aceh Tenggara.

Beberapa daerah seperti Aceh Utara, Aceh Singkil, hingga Aceh Timur masih sulit dijangkau akibat jembatan rusak dan akses terputus.

BNPB mengerahkan perangkat internet Starlink, tenda, logistik, dan tiga pesawat Hercules untuk mempercepat penyaluran bantuan.

Bandara Gayo Lues dan Bandara Rembele dijadikan titik evakuasi dan distribusi utama.

"Kami fokus membuka akses dan memastikan bantuan tiba cepat," kata Suharyanto.*


(tm/ad)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
BPBD Update Korban Banjir–Longsor Sumut: 127 Tewas, 104 Hilang
Listrik Padam dan BBM Langka, Wali Kota Medan Panggil PLN dan Pertamina
Banjir Deli Serdang Telan 5 Korban Jiwa, 4 Warga Masih Hilang
PT Agincourt Dikritik karena Buka Donasi di Tengah Bencana Tabagsel: Memalukan! Sekelas Tambang Emas Minta Sumbangan?
Kapolda Sumut dan Pangdam I/BB Tinjau Banjir–Longsor Tapteng, Akses Darat Masih Putus Total
Bupati Simalungun Minta Warga Waspada Banjir dan Siapkan Posko Darurat
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru