Lebih dari 42 Ribu Warga Ikut Pilih Logo HUT Ke-81 RI, Mensesneg: Bukti Tingginya Semangat Kebangsaan
JAKARTA Antusiasme masyarakat dalam menentukan logo resmi Hari Ulang Tahun (HUT) Ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia mendapat apresiasi
NASIONAL
MEDAN — Banjir yang merendam permukiman warga di kawasan Sampali dan Lau Dendang, Deli Serdang, Sumatera Utara, kembali memantik kritik tajam.
Direktur MATA Pelayanan Publik, Abyadi Siregar, menilai kondisi banjir yang semakin parah kali ini merupakan bukti gagalnya tata kelola ruang dan wilayah oleh Pemerintah Kabupaten Deli Serdang.
Abyadi mengatakan ketinggian air di kawasan pemukiman warga di sekitar Jalan Metrologi, Jalan Perhubungan, dan sejumlah gang di sekitarnya, terpantau jauh lebih tinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya.Baca Juga:
Sementara itu, di komplek pertokoan dan perumahan mewah seperti Citraland Sampali, Jewel Infinity, dan proyek lain yang diduga milik Ciputra Group, tidak mengalami banjir sama sekali.
"Bangunan-bangunan ruko dan perumahan mewah itu dibangun pada permukaan tanah yang tinggi, setelah sebelumnya dilakukan penimbunan. Sementara pemukiman masyarakat di sekelilingnya terendam banjir yang semakin dalam. Kondisi ini benar-benar timpang," kata Abyadi.
Menurut dia, ketimpangan tersebut muncul karena lemahnya pengawasan Pemkab Deli Serdang terhadap pola pembangunan kawasan dan drainase.
Pemerintah daerah, kata Abyadi, seharusnya memastikan setiap pengembang properti mewah tidak hanya menata drainase internal, tetapi juga saluran air di wilayah permukiman warga yang berdekatan dengan proyek mereka.
"Pemkab Deli Serdang bisa mensyaratkan agar pengembang wajib memperbaiki drainase di kawasan penduduk sekitar. Bukan hanya mempercantik drainase di dalam komplek mewah mereka," ujarnya.
Abyadi menilai pemerintah daerah lebih berorientasi pada penerimaan kontribusi daerah dari proyek-proyek properti kelas atas ketimbang memastikan keselamatan warga sekitar.
"Selama ini Pemkab Deli Serdang terlihat hanya fokus pada kontribusi daerah. Sementara nasib rakyat yang terdampak banjir akibat pembangunan itu seperti tidak dipikirkan," katanya.
Ia meminta Pemkab Deli Serdang menerapkan syarat ketat terkait penataan lingkungan dan peningkatan kualitas drainase di pemukiman padat sebelum memberikan izin pembangunan properti mewah di wilayah tersebut.
Selain mendesak pemerintah daerah, Abyadi juga mengajak masyarakat terlibat aktif mengawasi proyek-proyek properti baru. Menurut dia, warga dapat langsung menyampaikan keberatan atau kebutuhan perbaikan drainase kepada pengembang.
JAKARTA Antusiasme masyarakat dalam menentukan logo resmi Hari Ulang Tahun (HUT) Ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia mendapat apresiasi
NASIONAL
JAKARTA Partai Gerindra merespons pernyataan Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang mengajak Partai Solidaritas Indonesia (PSI) meng
POLITIK
JAKARTA Presiden ke7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), memulai agenda safari politik ke sejumlah daerah dengan mengunjungi Prov
POLITIK
SERDANG BEDAGAI Bentrokan antara sekelompok masyarakat dengan pihak PT Bridgestone terjadi di Desa Nagur Pane, Kecamatan Sipispis, Kabup
PERISTIWA
LAMPUNG Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi) resmi memulai safari politik nasional dengan mengunjungi Provinsi Lampung, Jumat (26/6/202
POLITIK
MEDAN Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan rotasi besarbesaran di jajaran pejabat utama Polda Sumatera Utara. Sejumla
NASIONAL
BATU BARA Sebagai upaya memperkuat pelayanan dasar kepada masyarakat serta mendukung kebutuhan dunia usaha, Bupati Batu Bara Dr. H. Baharu
PEMERINTAHAN
BATU BARA Semangat kebersamaan kembali ditunjukkan Pemerintah Desa Suka Maju, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara. Kepala Desa
PEMERINTAHAN
LANGKAT, 26/6/2026 Peristiwa pencurian kendaraan bermotor kembali terjadi di Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Kali
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Upaya Indonesia memperkuat posisi sebagai pusat keuangan global terus digenjot melalui pengembangan Pusat Finansial Internasiona
EKONOMI