Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA – Partai Gerindra merespons pernyataan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang mengajak Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hingga dua periode. Gerindra menegaskan fokus utama saat ini adalah menyelesaikan berbagai program kerja pemerintah.
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Prasetyo Hadi, mengatakan pemerintah belum memikirkan arah politik menuju periode berikutnya. Menurutnya, perhatian utama saat ini adalah memastikan berbagai program prioritas berjalan dengan baik.
"Belumlah, belum. Kita yang penting fokus bekerja dulu," kata Prasetyo Hadi kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26/6/2026).
Baca Juga:
Prasetyo menjelaskan masih banyak persoalan yang harus diselesaikan pemerintah, mulai dari ketenagakerjaan, kesejahteraan guru, penataan aparatur sipil negara (ASN), hingga percepatan industrialisasi dan hilirisasi.
Menurutnya, berbagai agenda tersebut menjadi prioritas pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
"Kita belum berpikir ke arah situ. Masih banyak pekerjaan yang harus kita selesaikan, mulai dari masalah tenaga kerja, guru, ASN, hingga industrialisasi dan hilirisasi. Kita fokus ke situ dulu," ujarnya.
Sebelumnya, Ketua DPP PSI Bestari Barus mengungkapkan bahwa Jokowi menitipkan pesan agar seluruh kader PSI mendukung dan mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran, bahkan hingga dua periode.
Bestari mengatakan pesan tersebut disampaikan Jokowi saat keduanya bertemu di Solo. Selain itu, Jokowi juga meminta seluruh kader PSI menjaga keharmonisan internal partai sekaligus memberikan dukungan penuh terhadap jalannya pemerintahan saat ini.
Menurut Bestari, Jokowi menilai tidak ada alasan munculnya anggapan mengenai adanya "dua matahari" dalam pemerintahan, karena seluruh elemen politik diharapkan tetap menjaga soliditas demi keberlangsungan pemerintahan Prabowo-Gibran.* (d/dh)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.