BREAKING NEWS
Jumat, 20 Maret 2026

Kebakaran Hebat Pabrik Ban Swallow di Medan, Warga Panik Akibat Ledakan Berulang

Adam - Rabu, 28 Januari 2026 08:26 WIB
Kebakaran Hebat Pabrik Ban Swallow di Medan, Warga Panik Akibat Ledakan Berulang
Kebakaran hebat pabrik ban dan sandal Swallow di Jalan Yos Sudarso, Kota Medan, sejak Selasa malam (27/1) hingga Rabu dini hari (28/1/2026). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN Kebakaran hebat melanda pabrik ban dan sandal Swallow di Jalan Yos Sudarso, Kota Medan, sejak Selasa malam (27/1) hingga Rabu dini hari (28/1/2026).

Api yang membumbung tinggi disertai ledakan keras membuat warga sekitar panik.

Puluhan armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan kobaran yang terus meluas di kawasan industri ini.

Baca Juga:

Menurut pengakuan warga, api pertama kali terlihat sekitar pukul 21.00 WIB.

Jimmy, salah seorang saksi, menuturkan bahwa panas yang menyengat dan cepatnya perambatan api memaksanya mundur.

"Sudah empat kali terdengar dentuman besar dari dalam gudang, rasanya takut, tapi ramai warga jadi ikut menyaksikan," kata Jimmy.

Kebakaran sulit dikendalikan karena api merembet ke area gudang yang menyimpan minyak dan bahan kimia mudah terbakar.

Puluhan warga tetap berada di sekitar lokasi meski berulang kali diimbau menjauh, sehingga menghambat pergerakan armada pemadam.

Petugas kepolisian dan pemadam berupaya maksimal menahan api agar tidak menjalar ke pemukiman padat penduduk yang berada di belakang pabrik.

Strategi penyekatan dan penyiraman intensif berhasil menyelamatkan rumah warga yang berada dekat pabrik.

Lurah Pulo Brayan Bengkel, Yudha Arianto, memastikan situasi mulai terkendali dan tidak ada korban jiwa maupun luka.

"Warga sempat panik karena api marak di belakang, apalagi ada info masih ada solar di dalam pabrik, tapi sekarang sudah mulai aman," ujar Yudha.

Proses pemadaman dibantu satu unit mobil Water Canon milik Brimob Polda Sumatera Utara untuk menyemprotkan air bertekanan tinggi ke pusat api.

Petugas juga memfokuskan pendinginan sisa bara api di akses jalan belakang gudang.

Material karet yang terbakar membuat proses pemadaman memakan waktu lama, namun hingga Rabu dini hari, intensitas api mulai menurun secara perlahan.

Pihak kelurahan dan kepolisian tetap siaga mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali kobaran api.

Sementara itu, warga diminta tetap menjauh dari lokasi untuk keselamatan diri.*


(km/ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Penanaman Pohon Produktif oleh BRI Medan Jadi Langkah Nyata Mitigasi Perubahan Iklim
Pembunuhan di Medan Masuk Meja Hijau, Jaksa Dakwa David Chandra Berlapis
TPL Mangkir, Gugatan KLH atas Kerusakan Lingkungan di Sumut Tetap Berlanjut
Kasus Kredit Fiktif Bank Plat Merah, Polda Sumut Siapkan Gelar Perkara dan Penyitaan Aset
Terungkap! Almuqarrom Natapradja Pakai Kartu Kredit Pemerintah Rp1,2 Miliar untuk Keperluan Pribadi
KLH Gugat PT TBS atas Dugaan Penyebab Banjir Tapanuli, Sidang Perdana Digelar di PN Medan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru