BREAKING NEWS
Sabtu, 21 Februari 2026

Autopsi Bocah 12 Tahun di Sukabumi: Paru-paru Membengkak, Luka Bakar Ditemukan di Sejumlah Bagian Tubuh

Nurul - Sabtu, 21 Februari 2026 12:28 WIB
Autopsi Bocah 12 Tahun di Sukabumi: Paru-paru Membengkak, Luka Bakar Ditemukan di Sejumlah Bagian Tubuh
ilustrasi. (Foto AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SUKABUMI Kematian NS, bocah 12 tahun asal Desa Bojongsari, Kecamatan Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi, masih dalam penyelidikan. Dugaan penganiayaan oleh ibu tiri mencuat setelah ditemukan sejumlah luka pada tubuh korban.

Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Setukpa Lemdiklat Polri, Carles Siagian, mengatakan tim forensik telah melakukan autopsi dengan memeriksa organ dalam, termasuk jantung dan paru-paru. Pemeriksaan dilakukan di RS Bhayangkara Setukpa Lemdiklat Polri.

"Sudah dilakukan pemeriksaan dalam, organ-organ diautopsi dan kami melakukan pemeriksaan laboratorium dengan mengirimkan sampel ke Jakarta. Jantung dan paru-paru diperiksa karena ditemukan sedikit pembengkakan," kata Carles, Jumat (20/2/2026).

Baca Juga:

Menurut dia, pembengkakan paru-paru tersebut belum dapat dipastikan penyebabnya. Tim forensik masih mendalami apakah kondisi itu berkaitan dengan riwayat penyakit tertentu atau faktor lain.

Selain pembengkakan organ, tim medis menemukan luka bakar di sejumlah bagian tubuh korban, mulai dari lengan, kaki, paha, tangan, hingga punggung. Luka juga terlihat di area bibir dan hidung yang diduga akibat paparan panas.

Meski demikian, dokter forensik belum menyimpulkan apakah luka-luka tersebut merupakan akibat penganiayaan.

"Belum bisa diputuskan apakah ini sebuah penganiayaan atau bukan. Sepertinya terkena panas yang menyebabkan luka bakar," ujar Carles.

Proses autopsi berlangsung sekitar 2,5 hingga 3 jam. Sampel organ yang telah dikirim ke laboratorium diperkirakan membutuhkan waktu lima hingga tujuh hari kerja untuk mendapatkan hasil.

Hasil uji laboratorium ini akan menjadi dasar penting bagi penyidik dalam menentukan penyebab kematian dan arah penanganan kasus yang kini menjadi perhatian publik di Sukabumi.*

(k/dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Tragis! Bocah di Sukabumi Tewas Penuh Luka, Polisi Selidiki Dugaan Ibu Tiri Pelaku KDRT
Resmi! KPK Lantik 6 Pejabat Baru, Eks Jubir Naik Jadi Direktur Penyelidikan
8 Bulan Tanpa Kepastian, Dugaan Korupsi Dana Dacil di Nias Selatan Jadi Sorotan Publik
Polisi Dalami Kehadiran Reza Arap di TKP Kematian Lula Lahfah
Komisi IV DPR Desak Penyelidikan Tuntas 28 Perusahaan Pelanggar Hutan di Sumatera
Polda Metro Jaya Periksa Saksi dan Ahli, Pandji Pragiwaksono Masuk Agenda Pemanggilan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru