Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah bus dan dua sepeda motor terjadi di Jalan Letjen Jamin Ginting KM 53, Desa Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Selasa pagi, 24 Maret 2026. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
DELI SERDANG – Kecelakaanlalu lintas yang melibatkan sebuah bus dan dua sepeda motor terjadi di Jalan Letjen Jamin Ginting KM 53, Desa Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Selasa pagi, 24 Maret 2026.
Insiden tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka-luka.
Korban tewas diketahui bernama Aldian Aulia Susanto (23), warga Kecamatan Medan Johor. Ia meninggal dunia setelah sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarainya ditabrak bus.
Sementara itu, penumpang yang dibonceng korban, Meirisya Nurulandini (21), warga Kecamatan Medan Deli, mengalami luka berat berupa robekan di bagian kepala dan mulut.
Korban saat ini menjalani perawatan di RSUP Haji Adam Malik.
Satu pengendara sepeda motor lainnya dilaporkan mengalami luka ringan akibat kecelakaan tersebut.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polrestabes Medan, I Made Parwita, mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 08.00 WIB.
Menurut dia, peristiwa bermula saat bus penumpang Almasar dengan nomor polisi BL 7531 JH melaju dari arah Kota Medan menuju Berastagi.
Diduga pengemudi dalam kondisi mengantuk sehingga kendaraan keluar jalur dan melewati marka jalan.
"Mobil penumpang diduga melaju ke kanan dan menabrak sepeda motor yang datang dari arah berlawanan," ujarnya.
Saat kejadian, dua sepeda motor melaju dari arah Berastagi menuju Medan, yakni Honda Scoopy yang dikendarai korban dan Yamaha N-Max yang berada di belakangnya.
Tabrakan pun tidak dapat dihindari hingga menyebabkan kecelakaan beruntun.
Polisi yang tiba di lokasi segera melakukan evakuasi korban dan mengamankan barang bukti.
Saat ini, pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk memeriksa saksi-saksi dan menyusun berkas perkara untuk dilimpahkan ke jaksa penuntut umum.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi pengendara untuk selalu berhati-hati, terutama di jalur rawan seperti lintas Medan menuju Berastagi yang memiliki kontur jalan berkelok dan padat kendaraan.*