Demokrat Bicara Pilpres 2029, Sebut Belum Ada Nama Capres Selain Prabowo
JAKARTA Partai Demokrat menyatakan belum membahas calon presiden (capres) maupun calon wakil presiden (cawapres) untuk Pemilihan Presiden
POLITIK
JAKARTA – Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) RI Sakti Wahyu Trenggono mengungkapkan bahwa tidak mudah membongkar proyek yang terbangun di ruang laut. Pernyataan itu disampaikan Trenggono saat dirinya menghadiri rapat kerja bersama Komisi IV DPR RI, Kamis (23/1/2025) membahas persoalan pagar bambu di perairan Tangerang, Banten.
Trenggono menjelaskan bahwa KKP sudah melakukan ratusan kali penyegelan terhadap proyek yang berkaitan dengan ruang laut, dan hingga kini telah tercatat lebih dari 196 kasus. “Kita sudah melakukan penyegelan itu tidak hanya di sini, tapi di seluruh Indonesia kita sudah melakukan penyegelan,” kata Trenggono. Namun, Trenggono juga menyatakan bahwa KKP tidak dapat membongkar proyek di laut secara sembarangan.
“Kita tidak bisa tiba-tiba melakukan membongkar, jujur saja ketika melakukan membongkar kan memang ada budgetnya juga,” kata Trenggono. Trenggono juga menegaskan bahwa jika setiap temuan langsung ditindak oleh KKP maka akan timbul pertanyaan perihal dana kepada pihaknya. “Kalau kita dipertanyakan oleh bapak ibu di sini itu budgetnya dari mana nanti jadi temuan BPK itu siapa yang bertanggung jawab kan pusing,” kata Trenggono.
Dalam hal ini, Trenggono menjelaskan bahwa penindakan seperti pembongkaran terhadap proyek di laut harus didasarkan dengan adanya keputusan. “Karena nanti keputusan itu begitu ditemukan siapa yang mau masang dan kemudian ketahuan, (akan) didenda, selain denda juga dia harus membongkar yang bersangkutan yang harus membongkar bukan kita yang membongkar itu salah satunya,” kata Trenggono. Dengan demikian, Trenggono mengungkapkan bahwa tidak mudah membongkar proyek di laut dan KKP memerlukan dana serta keputusan untuk melakukan penindakan.
(christie)
JAKARTA Partai Demokrat menyatakan belum membahas calon presiden (capres) maupun calon wakil presiden (cawapres) untuk Pemilihan Presiden
POLITIK
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan kerugian keuangan negara sebesar Rp863,84 miliar dalam kasus dugaan korupsi pengada
HUKUM DAN KRIMINAL
KENDAL Badan Gizi Nasional (BGN) membantah informasi yang mengaitkan penemuan jenazah pria di sebuah bangunan kosong di Kabupaten Kendal,
HUKUM DAN KRIMINAL
OlehAndang SubahariantoPEMBACA yang budiman tentu bertanyatanya. Mengapa pejabat publik di banyak negara relatif gampang berkata, Saya mu
OPINI
BATU BARA Bentuk kepedulian terhadap keselamatan dan kenyamanan masyarakat ditunjukkan oleh salah seorang pengusaha ponsel, Muhammad Mus
NASIONAL
BINJAI Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kota Binjai menggelar bakti sosial dengan membagikan 500 goni beras kepada wa
NASIONAL
BANDA ACEH Polda Aceh mengerahkan 1.820 personel untuk mengamankan pembukaan Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi KeII Tahun 2026
NASIONAL
BANDA ACEH Direktur Intelijen dan Keamanan (Dirintelkam) Polda Aceh Kombes Pol. Said Anna Fauza mewakili Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi S
NASIONAL
BATU BARA Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku terus berupaya meningkatkan kreativitas dan semangat warga binaan melalu
NASIONAL
JAKARTA Asalusul Pasal 18 ayat (3) Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 19 Tahun 2023 tentang Pencalonan Peserta Pemilihan Umum
HUKUM DAN KRIMINAL