BREAKING NEWS
Kamis, 19 Februari 2026

Speedboat Bella 72: Hadiah Pernikahan Benny Laos untuk Istri yang Berujung Tragedi di Taliabu

BITVonline.com - Senin, 14 Oktober 2024 03:22 WIB
Speedboat Bella 72: Hadiah Pernikahan Benny Laos untuk Istri yang Berujung Tragedi di Taliabu
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MALUKU UTARA -Calon Gubernur Maluku Utara, Benny Laos, meninggal dunia dalam insiden tragis kebakaran speedboat Bella 72 di Kepulauan Taliabu pada Sabtu (12/10/2024). Speedboat tersebut, yang dibeli Benny sebagai hadiah pernikahan ke-19 untuk istrinya, Sherly Tjoanda, kini menjadi simbol kenangan manis sekaligus duka yang mendalam.

Dalam sebuah video yang diunggah pada 28 Mei 2024, Benny mengungkapkan cintanya kepada Sherly melalui pemberian speedboat tersebut. “Kapal ini hadiah anniversary untuk ibu Sherly. Untuk sweet memory dari suami tercinta untuk istri tersayang. Hari ini hari Happy Anniversary,” ujarnya dalam video yang menyentuh hati. Benny menjelaskan bahwa kapal tersebut adalah ungkapan kasih sayangnya yang telah mengantarkan mereka bersama sejak 2005.

Bella 72, jenis Marathon 53XT Flybridge Cruiser, merupakan kapal yang dirancang dengan fasilitas mewah. Dengan panjang 16,20 meter dan lebar 4,80 meter, speedboat ini mampu menampung hingga 30 penumpang. Benny dan Sherly berencana untuk menjelajahi sepuluh kabupaten dan kota di Maluku Utara menggunakan speedboat tersebut, sebuah perjalanan yang kini tak akan terwujud.

Namun, tragedi menghampiri saat speedboat milik Benny terbakar saat pengisian bahan bakar di pelabuhan regional Bobong, Desa Bobong, Pulau Taliabu. Insiden tersebut mengakibatkan Benny dan lima orang lainnya kehilangan nyawa. Dalam momen berkampanye untuk pemilihan gubernur, Benny bersama timnya berusaha untuk menjangkau masyarakat, namun nasib berkata lain.

Benny Laos yang berpasangan dengan Sarbin Sehe dalam kontestasi Pilkada Maluku Utara, diusung oleh koalisi delapan partai, yaitu NasDem, PKB, Demokrat, PAN, PPP, Gelora, PSI, dan Partai Buruh. Kepergian Benny tidak hanya meninggalkan duka bagi keluarganya, tetapi juga mengguncang masyarakat Maluku Utara yang menantikan kontribusi dan visi kepemimpinannya.

Sementara itu, Sherly Tjoanda, yang selamat dalam insiden tersebut, saat ini masih dalam pemulihan akibat luka-luka yang dialaminya. Dalam keadaan penuh kesedihan, Sherly mencatatkan ketabahan yang luar biasa di tengah musibah ini. Dia menyatakan bahwa speedboat tersebut merupakan bagian dari perjalanan hidup mereka dan kenangan indah yang akan selalu diingat.

Kepala BPBD Pulau Taliabu, Asmadin Oktar, mengonfirmasi bahwa proses pemulangan jenazah Benny dan korban lain yang meninggal dalam insiden tersebut akan dilakukan secepatnya. “Kami berusaha memulangkan semua korban hari ini melalui berbagai moda transportasi,” katanya.

Kepergian Benny Laos menambah deretan duka yang menghampiri politik Maluku Utara. Dikenang sebagai sosok yang penuh dedikasi, Benny telah mengabdikan hidupnya untuk masyarakat. Kini, harapan untuk melanjutkan visi dan misi politiknya terletak pada bahu Sherly Tjoanda, yang diusung untuk menggantikan posisi suaminya sebagai calon gubernur.

Dengan kejadian ini, masyarakat Maluku Utara dihadapkan pada tantangan baru dalam menghadapi Pilkada yang dijadwalkan pada 27 November 2024. Ketidakpastian dan duka mendalam menyelimuti perjalanan politik di daerah ini, tetapi semangat untuk melanjutkan perjuangan demi kepentingan masyarakat tetap menjadi prioritas.

Dalam mengenang Benny, masyarakat dan partai koalisi akan berusaha menjaga semangat dan komitmen untuk mewujudkan masa depan Maluku Utara yang lebih baik.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru