Sejumlah Wilayah Medan Terdampak Pemadaman Listrik Hari Ini, Berlangsung 4 Jam
MEDAN Sejumlah wilayah di Kota Medan dan sekitarnya akan terdampak pemeliharaan jaringan listrik PLN pada Rabu, 7 Oktober 2026.Pemelihar
PERISTIWA
MEDAN - Angin kencang disertai cuaca ekstrem yang melanda Kota Medan pada Selasa (18/8/2026) malam merusak Pondok Pesantren Santriwati Al-Abrary di Jalan Suka Eka No. 15, Kecamatan Medan Johor. Kerusakan mencapai sekitar 70 persen, terutama pada bagian atap bangunan.
Pimpinan Ponpes Al-Abrary, Mukti Abrar, mengatakan kejadian berlangsung saat para santriwati tengah beraktivitas. Hujan deras disertai angin kencang kemudian menerjang kawasan pondok hingga membuat bagian atap bangunan terlepas.
"Kejadiannya tadi malam, waktu santriwati kita lagi beraktivitas hujan dan angin kuat. Memang di kawasan Jalan STM itu banyak yang kena, tempat tahfiz kita salah satu yang paling parah," kata Mukti, Kamis (20/8/2026).Baca Juga:
Seluruh atap seng pondok disebut copot dan terbawa angin. Kondisi tersebut membuat bangunan untuk sementara tidak aman digunakan untuk kegiatan belajar.
Demi keselamatan para santri, pengelola langsung melakukan evakuasi pada malam kejadian. Sebanyak 15 santriwati yang sedang mengikuti program tahfiz Al-Qur'an dipindahkan ke lokasi lain di kawasan Pinang Baris.
"Malam itu juga saya pesankan angkot biar anak-anak kita diungsikan di Pinang Baris. Di sana ada juga lokasi kita, di situlah sementara mereka belajar," ujarnya.
Para santriwati untuk sementara melanjutkan kegiatan belajar dan hafalan Al-Qur'an di lokasi tersebut hingga kondisi bangunan utama dapat diperbaiki dan dinyatakan aman.
Mukti mengatakan percepatan perbaikan menjadi penting karena sebagian besar santriwati di ponpes tersebut mengikuti program pendidikan gratis yang pembiayaannya mengandalkan orang tua asuh.
Di tengah kebutuhan renovasi, pihak ponpes kini menghadapi kendala pembiayaan. Mukti mengaku harus mencari pinjaman secara pribadi agar perbaikan bangunan dapat segera dilakukan.
"Makanya sekarang secara pribadi saya cari pinjaman, utang untuk bisa perbaiki pondok pesantren kami. Ya setidaknya biar cepat bisa dipakai kembali," tuturnya.
Hingga Kamis (20/8/2026), pihak ponpes mengaku belum menerima bantuan resmi dari pemerintah. Meski demikian, pengelola membuka peluang bantuan dari masyarakat, dermawan maupun instansi yang ingin membantu proses pemulihan.
Bantuan tersebut diharapkan dapat mempercepat renovasi sehingga kegiatan pendidikan dan hafalan Al-Qur'an bagi 15 santriwati dapat kembali berlangsung di Ponpes Al-Abrary.* (dh)
MEDAN Sejumlah wilayah di Kota Medan dan sekitarnya akan terdampak pemeliharaan jaringan listrik PLN pada Rabu, 7 Oktober 2026.Pemelihar
PERISTIWA
DELI SERDANG Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menyambut kedatangan Kapolda Sumut yang baru, Irjen Pol Sonny Irawan,
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas akan menerima penabalan marga dari keluarga besar masyarakat Karo. Bagi Rico, pemberian m
SENI DAN BUDAYA
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyambut baik program Jaksa Sahabat Pendidik. Program tersebut dinilai menjadi langkah p
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak Garda Pemuda NasDem Medan tidak hanya berkumpul dan menjalankan kegiatan organis
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Syahganda Nainggolan mengakui pernah menyampaikan pendapat yang mendorong Wakil Presi
PEMERINTAHAN
JAKARTA Preorder iPhone 18 series di Indonesia melalui iBox dan Digimap resmi dibuka. Calon pembeli perlu memastikan melakukan pemesana
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Rabu, 7 Oktober 2026. Sejumlah saham, antara lain PT Bukit As
EKONOMI
JAKARTA Presiden ke7 Republik Indonesia Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan menemui Presiden Prabowo Subianto di kediamannya di Jalan Ke
POLITIK
MEDAN Bagi masyarakat Batak Toba, marga bukan sekadar nama keluarga yang berada di belakang nama seseorang. Marga menjadi bagian penting
SENI DAN BUDAYA