BREAKING NEWS
Selasa, 08 September 2026

1,96 Ton Beras Bantuan Pangan Ditemukan Menumpuk di Rumah Warga Cirebon, Polisi Selidiki Asal-usulnya

Administrator - Selasa, 08 September 2026 10:00 WIB
1,96 Ton Beras Bantuan Pangan Ditemukan Menumpuk di Rumah Warga Cirebon, Polisi Selidiki Asal-usulnya
Sebanyak 196 karung beras bantuan pangan ditemukan menumpuk di sebuah rumah di Desa Ambit, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

CIREBON – Sebanyak 196 karung beras bantuan pangan ditemukan menumpuk di sebuah rumah di Desa Ambit, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Setiap karung berisi 10 kilogram beras. Dengan demikian, total beras yang ditemukan mencapai sekitar 1,96 ton.

Ratusan karung beras tersebut kini diamankan di Polsek Waled untuk kepentingan penyelidikan.

Baca Juga:

Polisi masih menelusuri asal-usul beras serta bagaimana bantuan pangan yang seharusnya diberikan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) bisa berada di rumah yang disebut sebagai tempat pengepul.

Kapolsek Waled AKP M. Fadholi membenarkan adanya pengamanan ratusan karung beras tersebut.

Menurut Fadholi, polisi mendatangi lokasi setelah menerima informasi dari masyarakat mengenai adanya aktivitas pengumpulan beras bantuan pangan di sebuah rumah di Desa Ambit.

Petugas kemudian melakukan pemeriksaan di lokasi. Dari rumah tersebut, polisi menemukan ratusan karung beras yang diduga merupakan bantuan pangan.

"Total ada 196 karung, masing-masing 10 kilogram dan sudah diamankan di Polsek Waled," kata Fadholi, Selasa (8/9/2026).

Setelah temuan tersebut diamankan, penanganannya dikoordinasikan dengan Polresta Cirebon.

Polisi masih melakukan pendalaman untuk mengetahui jalur distribusi beras tersebut hingga terkumpul di rumah warga.

Penyelidikan juga diarahkan untuk mengidentifikasi pihak-pihak yang berkaitan dengan keberadaan ratusan karung beras tersebut.

Hingga kini, polisi belum menyimpulkan adanya tindak pidana maupun praktik jual beli bantuan pangan.

"Temuan itu menjadi perhatian karena beras bantuan pangan merupakan komoditas yang disalurkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang telah ditetapkan sebagai penerima manfaat," terangnya.

Kepala Bidang Ketersediaan, Kerawanan, dan Distribusi Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Cirebon, Moch. Muslih, mengatakan pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian.

Muslih mengatakan keberadaan ratusan karung beras tersebut belum dapat langsung dikategorikan sebagai penimbunan atau pelanggaran.

Menurut dia, status beras tersebut saat ini masih sebatas temuan yang sedang didalami aparat kepolisian.

"Masih dalam proses penyelidikan dari pihak kepolisian. Jadi belum tahu apakah itu penimbunan atau bagaimana," ujar Muslih.

Muslih menjelaskan DKPP Kabupaten Cirebon memiliki kewenangan untuk memastikan kualitas dan kuantitas beras bantuan pangan sebelum komoditas tersebut disalurkan kepada masyarakat.

Sementara mekanisme penyaluran beras bantuan pangan berada dalam kewenangan Perum Bulog.

Menurut Muslih, pengawasan terhadap program bantuan pangan dilakukan melalui kegiatan monitoring dan evaluasi.

Namun, DKPP Kabupaten Cirebon menghadapi keterbatasan untuk melakukan pemantauan secara bersamaan di seluruh desa.

Keterbatasan tersebut berkaitan dengan anggaran serta luas wilayah Kabupaten Cirebon yang membuat pengawasan tidak dapat dilakukan secara serentak di setiap desa.

Temuan 196 karung beras bantuan pangan di Desa Ambit kini masih dalam penyelidikan polisi.

Asal-usul beras, jalur distribusi, serta pihak yang mengumpulkannya masih didalami untuk memastikan apakah terdapat pelanggaran dalam penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat.* (bi/ad)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Harga Pangan Naik, Cabai Rawit Merah Tembus Rp91.300 per Kilogram!
Desil DTSEN Bukan Penentu Mutlak Penerima Bansos, Ini Penjelasan Pemerintah
Tembus Jalur Laut Kapolri Kirim 12 Kapal Bantuan Bencana NTT, Prabowo Lempar Pujian
PB Puan MABMI Serahkan Bantuan untuk Kayla, Gadis Cilik Korban Luka Bakar di Batu Bara
Harga Beras dan Minyak Goreng Masih Stabil Hari Ini, Cabai Rawit Merah Makin Pedas
Dua Pria di Asahan Curi Beras 10 Kg karena Tak Punya Uang, Sempat Diamuk Warga
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru