Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Penyebab Kematian Masih Diselidiki
Untuk mengetahui penyebab pasti kematian Rasya, polisi berkoordinasi dengan dokter forensik RSUDZA.
Korban telah menjalani pemeriksaan luar melalui visum et repertum dan CT scan jenazah. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk membantu melihat kondisi tubuh korban, termasuk adanya memar maupun ruam kemerahan.
Namun, proses pemeriksaan tidak dilanjutkan dengan autopsi karena keluarga tidak memberikan izin.
Dizha mengatakan dokter forensik untuk sementara menduga korban meninggal karena sakit. Meski demikian, kepastian penyebab kematian masih menunggu hasil pemeriksaan forensik.

"Berdasarkan keterangan dokter forensik, dr Taufik, dugaan sementara korban meninggal dunia karena sakit," ungkapnya.
Hasil visum et repertum diperkirakan baru keluar sekitar tujuh hari, sedangkan hasil CT scan diperkirakan dapat diketahui pada Senin (28/9/2026).
Polisi Lanjutkan Penyelidikan
Polisi masih melanjutkan penyelidikan untuk mengetahui rangkaian kejadian sebelum Rasya meninggal dunia.
Penyidik akan berkoordinasi dengan RSUDZA terkait hasil pemeriksaan forensik dan CT scan. Polisi juga akan meminta keterangan dari pihak Poltekpel Malahayati Aceh serta sejumlah saksi yang mengetahui kondisi korban sebelum dirujuk ke rumah sakit.
"Penyelidikan tersebut dilakukan untuk melengkapi keterangan dan memastikan rangkaian peristiwa sebelum korban meninggal dunia," kata Dizha.
.jpeg)
Sebelum meninggal, Rasya diketahui tinggal di Asrama Cut Nyak Dhien, kamar C-201, Poltekpel Malahayati Aceh bersama lima mahasiswa lainnya.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.