Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Melalui Manajer Humas dan Promosi USU, Dr. Irsan Mulyadi, S.Sos., M.I.Kom., universitas menyampaikan duka cita atas meninggalnya salah seorang mahasiswa USU yang ditemukan meninggal dunia di tempat tinggalnya.
"Universitas menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhumah serta seluruh pihak yang merasa kehilangan. USU berharap keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini," demikian pernyataan resmi USU.
USU menegaskan proses penanganan dan penyelidikan masih dilakukan oleh pihak yang berwenang.
Universitas menyatakan menghormati sepenuhnya proses penyelidikan tersebut dan tidak akan mendahului kesimpulan aparat penegak hukum.
Sebagai bagian dari upaya memperoleh informasi awal, USU mengaku telah melakukan penelusuran internal dengan meminta keterangan dari sejumlah rekan serta lingkungan pergaulan korban di kampus.
"Berdasarkan informasi awal yang diperoleh, sejauh ini belum ditemukan adanya indikasi perundungan (bullying) yang berkaitan dengan peristiwa tersebut," demikian pernyataan USU.
Meski demikian, USU menegaskan komitmennya untuk menciptakan lingkungan akademik yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan maupun perundungan.
Universitas juga menyatakan akan mengambil tindakan tegas apabila berdasarkan hasil penyelidikan dan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan kemudian ditemukan adanya indikasi perundungan yang melibatkan sivitas akademika USU.
USU mengimbau sivitas akademika dan masyarakat agar tidak membuat spekulasi, menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi, maupun menarik kesimpulan sebelum proses penyelidikan selesai.
Universitas menyatakan akan terus menghormati proses hukum yang berlangsung serta memberikan dukungan dan informasi yang relevan kepada pihak berwenang apabila diperlukan.
"Universitas Sumatera Utara menyampaikan kembali duka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhumah. Semoga almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan," demikian pernyataan tersebut.
Hingga kini, penyebab pasti kematian VJEB masih menunggu hasil penanganan dan penyelidikan pihak berwenang.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.